JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyayangkan masih maraknya aktivitas remaja yang nongkrong hingga larut malam sambil mengonsumsi minuman keras (miras) di kawasan Jembatan Merah Holtekamp. Kondisi tersebut ditemukan saat tim garnisun gabungan menggelar patroli rutin pada Sabtu (16/5) malam.
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya itu, sejumlah remaja kedapatan berkumpul di area Jembatan Merah hingga pesisir sekitar lokasi sambil membawa dan mengonsumsi miras. Abisai Rollo menegaskan, kawasan Jembatan Merah merupakan salah satu ikon wisata Kota Jayapura yang harus dijaga bersama, bukan dijadikan tempat pesta miras ataupun aktivitas negatif lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ini sangat kami sayangkan. Anak-anak muda seharusnya memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang positif, bukan berkumpul sampai tengah malam sambil konsumsi miras,” ujar Abisai.
Menurutnya, keberadaan remaja yang nongkrong hingga larut malam tidak hanya berpotensi memicu gangguan kamtibmas, tetapi juga membahayakan keselamatan mereka sendiri. Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura akan terus mendukung patroli rutin yang dilakukan tim garnisun sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Abisai juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari. Ia menilai pengawasan keluarga sangat penting untuk mencegah pergaulan bebas maupun penyalahgunaan minuman keras di kalangan remaja.
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyayangkan masih maraknya aktivitas remaja yang nongkrong hingga larut malam sambil mengonsumsi minuman keras (miras) di kawasan Jembatan Merah Holtekamp. Kondisi tersebut ditemukan saat tim garnisun gabungan menggelar patroli rutin pada Sabtu (16/5) malam.
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya itu, sejumlah remaja kedapatan berkumpul di area Jembatan Merah hingga pesisir sekitar lokasi sambil membawa dan mengonsumsi miras. Abisai Rollo menegaskan, kawasan Jembatan Merah merupakan salah satu ikon wisata Kota Jayapura yang harus dijaga bersama, bukan dijadikan tempat pesta miras ataupun aktivitas negatif lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ini sangat kami sayangkan. Anak-anak muda seharusnya memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang positif, bukan berkumpul sampai tengah malam sambil konsumsi miras,” ujar Abisai.
Menurutnya, keberadaan remaja yang nongkrong hingga larut malam tidak hanya berpotensi memicu gangguan kamtibmas, tetapi juga membahayakan keselamatan mereka sendiri. Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura akan terus mendukung patroli rutin yang dilakukan tim garnisun sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Abisai juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari. Ia menilai pengawasan keluarga sangat penting untuk mencegah pergaulan bebas maupun penyalahgunaan minuman keras di kalangan remaja.