JAYAPURA – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jayapura, Papua mengimbau nakhoda kapal untuk memperhatikan cuaca sebelum berlayar. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura Abdul Nasir, mengatakan beberapa pekan ini terjadi cuaca buruk yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran di wilayah perairan Papua.
“Kami juga mengimbau agar para nakhoda yang sudah berlayar dan mengetahui cuaca buruk untuk segera mencari tempat berlindung atau kembali ke pelabuhan terdekat,” katanya di Jayapura, Kamis (19/2).
Para nakhoda kapal diharapkan agar terus melakukan koordinasi dan kesiapsiagaan karena itu menjadi kunci utama dalam mengantisipasi adanya cuaca buruk selama pelayaran.
“Selain itu, kami juga mengingatkan pentingnya latihan evakuasi, prosedur pertolongan pertama, serta penerapan standar keselamatan (Safety) saat menghadapi cuaca buruk,” ujarnya.
Dia menjelaskan langkah tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko dan memastikan keselamatan penumpang maupun awak kapal.”Dengan adanya imbauan ini semua pihak yang terlibat dalam aktivitas pelayaran dapat lebih waspada, disiplin, dan mengutamakan keselamatan,” katanya.
Dia menambahkan kesadaran bersama akan menjadi benteng utama dalam menjaga keamanan transportasi laut di Papua. “Kami juga mengimbau agar seluruh pengguna jasa termasuk para nakhoda kapal agar terus memantau BMKG,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
JAYAPURA – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jayapura, Papua mengimbau nakhoda kapal untuk memperhatikan cuaca sebelum berlayar. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura Abdul Nasir, mengatakan beberapa pekan ini terjadi cuaca buruk yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran di wilayah perairan Papua.
“Kami juga mengimbau agar para nakhoda yang sudah berlayar dan mengetahui cuaca buruk untuk segera mencari tempat berlindung atau kembali ke pelabuhan terdekat,” katanya di Jayapura, Kamis (19/2).
Para nakhoda kapal diharapkan agar terus melakukan koordinasi dan kesiapsiagaan karena itu menjadi kunci utama dalam mengantisipasi adanya cuaca buruk selama pelayaran.
“Selain itu, kami juga mengingatkan pentingnya latihan evakuasi, prosedur pertolongan pertama, serta penerapan standar keselamatan (Safety) saat menghadapi cuaca buruk,” ujarnya.
Dia menjelaskan langkah tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko dan memastikan keselamatan penumpang maupun awak kapal.”Dengan adanya imbauan ini semua pihak yang terlibat dalam aktivitas pelayaran dapat lebih waspada, disiplin, dan mengutamakan keselamatan,” katanya.
Dia menambahkan kesadaran bersama akan menjadi benteng utama dalam menjaga keamanan transportasi laut di Papua. “Kami juga mengimbau agar seluruh pengguna jasa termasuk para nakhoda kapal agar terus memantau BMKG,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q