Pasalnya, saat kedatangan kapal, mereka kerap mengambil tindakan berbahaya dengan memanjat ke atas kapal saat kapal belum sepenuhnya sandar di dermaga. Lebih parahnya lagi, banyak penumpang yang mengaku mendapat perlakua
Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas II Jayapura, Cicilia Warsini, mengatakan uji petik tersebut dilaksanakan berdasarkan Instruksi Dirjen Perhubungan Laut Nomor 1 Tahun 2026 tentang pelaksanaan uji
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura Abdul Nasir, mengatakan beberapa pekan ini terjadi cuaca buruk yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran di wilayah perairan Papua.
Kepala Cabang PELNI Jayapura, Nurul Azhar mengatakan kebijakan diskon ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya di wilayah Jayapura dan sekitarnya, agar bisa pulang kampung dengan biaya lebih terjangkau.
Lanjutnya, Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Jayapura, Iptu Frisko R. Domo, didampingi Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, Ipda Andarias Mesak Sroyer, SH. Turut hadir
Menurut Ali, TNI AL memang memprioritaskan pengadaan kapal perang buatan dalam negeri. Namun, kapal-kapal yang belum mampu dibuat oleh galangan kapal dalam negeri akan dipesan dari perusahaan luar negeri.
Rudi menjelaskan, area pencarian pertama dilakukan kea rah Selatan, kemudian kea rah barat dengan melibatkan kapal pencarian. Sementara kearah Timur dan konsetrasi di bagian pinggir dan darat.
Enam hari pencarian terhadap 6 Anak Buah Kapal (ABK) KM Bintang Laut yang diyatakan hilang ditengah laut sejak kapal pencari cumi-cumi tersebut tenggelam pada 20 Januari 2026. Meski pencarian telah berlangsung selama 6 h
Pihaknya, lanjut dia, telah meminta bantuan kepada Keamanan Laut (Kamla) dan Radio Pantai untuk kapal-kapal yang melintasi lokasi kejadian memantau dan melaporkan jika menemukan sesuatu di sekitar lokasi lintasan kapal.
Tim SAR Gabungan, lanjutnya, menuju ke Selatan Tenggara mendekati lokasi kejadian. Pencarian tidak lagi dilakukan di titik tenggelamnya kapal tersebut dengan pertimbangan angin, arus dan gelombang. ‘’Diperkirakan penyeba