JAYAPURA – Menteri Hak Asasi Manusia (Menham) Natalius Pigai mengungkapkan bahwa Universitas Cenderawasih (Uncen) tidak kalah jauh dengan kampus-kampus ternama di Indonesia seperti UGM, UI dan lainnya. Untuk itu ia berharap, Universitas Cenderawasih tidak memperoduksi orang-orang bermental koruptor.
“Saya meyakini Universitas Cenderawasih dapat menghasilkan orang Papua yang memiliki kompetensi yang bagus dan sukses, detail tidak mendidik orang-orang yang bermental koruptor,” ucap Natalius Pigai usai penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tentang Penguatan Hak Asasi Manusia di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa di Rektorat Uncen, Senin (19/1).
Kedatangan Mentri HAM itu dilingkungan kampus tersebut pun disambut hangat oleh Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.agr dan jajarannya. Oscar dalam sambutannya mengatakan bahwa kunjungan dari Menteri Ham tersebut ke Uncen merupakan salah satu kehormatan besar bagi kampus. Karena itu pihaknya menyambut Pigai di gedung rektorat Uncen, tidak seperti kunjungan menteri-menteri yang lainnya selama ini harus di kampus Uncen Abepura.
“Ini jadi momentum bagi kami di universitas cenderawasih untuk lebih memperkuat penegakan hukum dan juga perlindungan hak asasi manusia di perguruan tinggi terutama kita di universitas cenderawasih,” kata Oscar dalam sambutannya.
Dengan kunjungan dan MOU ini berharap dapat mempererat hubungan antara pihak Uncen dan KemenHAM untuk penguatan nilai HAM di lingkungan kampus.
Selain itu, kolaborasi antara Kemenham dan Uncen merupakan langkah penting untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam konteks HAM.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah, khususnya dalam mendukung upaya penegakan dan sosialisasi hak asasi manusia di universitas cenderawasih.
JAYAPURA – Menteri Hak Asasi Manusia (Menham) Natalius Pigai mengungkapkan bahwa Universitas Cenderawasih (Uncen) tidak kalah jauh dengan kampus-kampus ternama di Indonesia seperti UGM, UI dan lainnya. Untuk itu ia berharap, Universitas Cenderawasih tidak memperoduksi orang-orang bermental koruptor.
“Saya meyakini Universitas Cenderawasih dapat menghasilkan orang Papua yang memiliki kompetensi yang bagus dan sukses, detail tidak mendidik orang-orang yang bermental koruptor,” ucap Natalius Pigai usai penandatanganan nota kesepahaman atau MoU tentang Penguatan Hak Asasi Manusia di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa di Rektorat Uncen, Senin (19/1).
Kedatangan Mentri HAM itu dilingkungan kampus tersebut pun disambut hangat oleh Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.agr dan jajarannya. Oscar dalam sambutannya mengatakan bahwa kunjungan dari Menteri Ham tersebut ke Uncen merupakan salah satu kehormatan besar bagi kampus. Karena itu pihaknya menyambut Pigai di gedung rektorat Uncen, tidak seperti kunjungan menteri-menteri yang lainnya selama ini harus di kampus Uncen Abepura.
“Ini jadi momentum bagi kami di universitas cenderawasih untuk lebih memperkuat penegakan hukum dan juga perlindungan hak asasi manusia di perguruan tinggi terutama kita di universitas cenderawasih,” kata Oscar dalam sambutannya.
Dengan kunjungan dan MOU ini berharap dapat mempererat hubungan antara pihak Uncen dan KemenHAM untuk penguatan nilai HAM di lingkungan kampus.
Selain itu, kolaborasi antara Kemenham dan Uncen merupakan langkah penting untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam konteks HAM.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah, khususnya dalam mendukung upaya penegakan dan sosialisasi hak asasi manusia di universitas cenderawasih.