Sementara itu, Subhan menjelaskan, memasuki tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Papua menetapkan target PAD sebesar Rp563 miliar. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan target tahun 2025 yang sebesar Rp531 miliar.
Dalam upaya mencapai target tersebut, terdapat 26 organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang berperan sebagai pengelola dan penghasil PAD. Badan Pendapatan Daerah Papua bertindak sebagai leading sector, sementara pelaksanaan teknis di lapangan menjadi tanggung jawab OPD masing-masing.
“Karena itu, kolaborasi antar-OPD dinilai menjadi kunci keberhasilan pencapaian target PAD.” ujarnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sementara itu, Subhan menjelaskan, memasuki tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Papua menetapkan target PAD sebesar Rp563 miliar. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan target tahun 2025 yang sebesar Rp531 miliar.
Dalam upaya mencapai target tersebut, terdapat 26 organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang berperan sebagai pengelola dan penghasil PAD. Badan Pendapatan Daerah Papua bertindak sebagai leading sector, sementara pelaksanaan teknis di lapangan menjadi tanggung jawab OPD masing-masing.
“Karena itu, kolaborasi antar-OPD dinilai menjadi kunci keberhasilan pencapaian target PAD.” ujarnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos