Dia menjelaskan perayaan Galungan tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi menjadi titik refleksi bagi umat untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Tuhan serta memperkuat kehidupan spiritual.
“Umat diharapkan memiliki kemampuan memilah informasi dan menjaga pikiran, perkataan, serta tindakan agar tetap berlandaskan pada nilai-nilai kebenaran,” ujarnya.
Dia menambahkan pikiran yang baik akan melahirkan perkataan yang baik dan membentuk jiwa kerohanian yang baik. Dengan demikian, umat diharapkan mampu memilih mana yang membawa kebaikan dan menghindari hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran dharma. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Dia menjelaskan perayaan Galungan tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi menjadi titik refleksi bagi umat untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Tuhan serta memperkuat kehidupan spiritual.
“Umat diharapkan memiliki kemampuan memilah informasi dan menjaga pikiran, perkataan, serta tindakan agar tetap berlandaskan pada nilai-nilai kebenaran,” ujarnya.
Dia menambahkan pikiran yang baik akan melahirkan perkataan yang baik dan membentuk jiwa kerohanian yang baik. Dengan demikian, umat diharapkan mampu memilih mana yang membawa kebaikan dan menghindari hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran dharma. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q