Gubernur Papua dan BPJS Ketenagakerjaan Papua Dorong Percepatan UCJ

JAYAPURA-BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Provinsi Papua sebagai upaya memperluas perlindungan bagi seluruh pekerja, baik sektor formal maupun informal. Dukungan penuh juga disampaikan oleh Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, yang menargetkan peningkatan kepesertaan hingga 54 persen pada tahun 2026.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Papua Jayapura Sirta Mustakiem menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, serta seluruh pemangku kepentingan guna mencapai target tersebut.  Ia menilai bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan dukungan Gubernur, kita harus optimis seluruh pekerja di Papua mendapatkan perlindungan yang layak. Target peningkatan kepesertaan hingga 54 persen pada tahun 2026 ini akan terwujud,” ujar Sirta, Senin (18/5).

Baca Juga :  Kesadaran Rendah, Jembatan Youtefa Penuh Sampah

BPJS Ketenagakerjaan juga terus melakukan berbagai strategi untuk mendorong peningkatan kepesertaan, di antaranya melalui sosialisasi masif, perluasan kanal pendaftaran, serta penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW. Pihak BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa Universal Coverage Jamsostek bukan hanya sekadar target angka, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya dari berbagai risiko sosial ekonomi.

JAYAPURA-BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Provinsi Papua sebagai upaya memperluas perlindungan bagi seluruh pekerja, baik sektor formal maupun informal. Dukungan penuh juga disampaikan oleh Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, yang menargetkan peningkatan kepesertaan hingga 54 persen pada tahun 2026.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Papua Jayapura Sirta Mustakiem menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, serta seluruh pemangku kepentingan guna mencapai target tersebut.  Ia menilai bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan dukungan Gubernur, kita harus optimis seluruh pekerja di Papua mendapatkan perlindungan yang layak. Target peningkatan kepesertaan hingga 54 persen pada tahun 2026 ini akan terwujud,” ujar Sirta, Senin (18/5).

Baca Juga :  Drainase di Pasar Youtefa Kembali Dikeluhkan

BPJS Ketenagakerjaan juga terus melakukan berbagai strategi untuk mendorong peningkatan kepesertaan, di antaranya melalui sosialisasi masif, perluasan kanal pendaftaran, serta penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW. Pihak BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa Universal Coverage Jamsostek bukan hanya sekadar target angka, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya dari berbagai risiko sosial ekonomi.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya