Monday, January 12, 2026
25.9 C
Jayapura

BNPP Serahkan Aset Bangunan Gedung Pasar Skouw ke Pemprov Papua

JAYAPURA – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Indonesia menyerahkan aset bangunan gedung Pasar Skouw kepada Pemerintah Provinsi Papua, di Pos Lintas Batas Negara, Jumat (16/5).

  Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong menerangkan jika pembangunan Pasar Skouw dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersamaan dengan pengembangan sarana dan prasarana penunjang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di di atas lahan milik Pemprov Papua.

  “Dengan serah terima antara Pemprov dengan BNPP, maka persoalannya sudah selesai terkait masalah aset. Begitu juga dengan pengelolaannya,” kata Gubernur Ramses kepada wartawan.

   Sambung Ramses, selanjutnya tinggal bagaimana Pemprov kerja sama dengan PLBN khususnya BNPP untuk membangun kawasan ini bisa menjadi produkstif dan menjadi  kawasan yang bisa menghasilkan bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka.

Baca Juga :  Lantik 106 Kepala Sekolah, Gubernur Ingatkan Pentingnya Pendidikan di Papua

  “Setelah penyerahan, nanti kita pelajari. Termasuk melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat, para ketua adat dan para ondo yang ada di sini. Mereka juga harus tahu dengan proses yang terjadi saat ini, bahwa telah terjadi perubahan pengelolaan,” kata Ramses.

JAYAPURA – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Indonesia menyerahkan aset bangunan gedung Pasar Skouw kepada Pemerintah Provinsi Papua, di Pos Lintas Batas Negara, Jumat (16/5).

  Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong menerangkan jika pembangunan Pasar Skouw dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersamaan dengan pengembangan sarana dan prasarana penunjang Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di di atas lahan milik Pemprov Papua.

  “Dengan serah terima antara Pemprov dengan BNPP, maka persoalannya sudah selesai terkait masalah aset. Begitu juga dengan pengelolaannya,” kata Gubernur Ramses kepada wartawan.

   Sambung Ramses, selanjutnya tinggal bagaimana Pemprov kerja sama dengan PLBN khususnya BNPP untuk membangun kawasan ini bisa menjadi produkstif dan menjadi  kawasan yang bisa menghasilkan bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka.

Baca Juga :  Stok di Gudang Bulog Capai 24.158 ton

  “Setelah penyerahan, nanti kita pelajari. Termasuk melakukan pendekatan dengan masyarakat setempat, para ketua adat dan para ondo yang ada di sini. Mereka juga harus tahu dengan proses yang terjadi saat ini, bahwa telah terjadi perubahan pengelolaan,” kata Ramses.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya