Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri di sepanjang jalur hijau ruas jalan Trans Papua, tepatnya mulai dari Kampung Yowong hingga ruas jalan Swakarsa.
Pemerintah Kabupaten Keerom meminta warga yang mendirikan bangunan di sepanjang ruas jalan masuk Arso 1 hingga Jembatan Yowong, Distrik Barat, untuk segera melakukan persiapan relokasi. Wilayah tersebut secara resmi dite
Di bawah kegelapan malam yang pecah oleh suara ledakan material, harta benda yang dibangun bertahun-tahun sirna hanya dalam hitungan jam. Bencana ini tidak hanya meruntuhkan struktur bangunan, tetapi juga menyapu bersih
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran ganti rugi tidak dapat dilakukan secara serta-merta, melainkan harus melalui proses pengkajian dan perhitun
Dari pantauan media ini, jumlah gazebo yang rusak bertambah. Jika gazebo yang rusak tersebut baru 1 titik, namun pada Sabtu pagi juga menimpah gazebo di titik lainnya. Begitu juga perahu yang rusak bertambah. Jika pada J
Ia menempati bangunan kumuh itu bersama tujuh anaknya, termasuk dua cucu, tanpa listrik, tanpa jamban, dan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Yorgen terpaksa menempati bangunan bekas milik Toko Matahari tersebut
Kepala Kanwil, Dudi Efendi Karnawidjaya mendorong adopsi coretax system untuk pelayanan yang lebih efisien dan menjangkau daerah terpencil. “Kerja sama dengan instansi lain dan apresiasi terhadap UMKM lokal juga dilakuka
Laporan yang diterima media melalui Humas Polres Boven Digoel menjelaskan, pihak Polres Boven Digoel yang menerima laporan tiba di TKP sekira pukul 13.00 Wit dipimpin Pawas Aiptu Dwi Agung beserta anggota piket langsung
 Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong menerangkan jika pembangunan Pasar Skouw dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersamaan dengan pengembangan sarana dan prasarana penunjang Pos Lintas B
Bahkan akan mengira jika bangunan itu milik masyarakat yang sudah lama ditinggal pemiliknya. Tidak ada kesan sebagai bangunan yang memiliki cerita kuat terkait cikal bakal pemerintahan di wilayah Papua Selatan atau Merau