Manusia Harusnya Bisa Berbenah

JAYAPURA – Bulan Ramadan yang setiap tahun diperingati seharusnya bisa menjadi momentum refleksi dan evaluasi bagi umat Islam. Sebuah bulan yang paling dirahmati oleh Allah SWT dan menjadi waktu terbaik untuk bisa melakukan introspeksi diri.

  Ketua Majelis Ulama Indonesia  (MUI) Provinsi Papua, K.H Ust Saiful Islami Al Payage memberikan nasehat bahwa manusia harusnya bisa berbenah, belajar menjadi lebih baik dan tidak mengulang kesalahan yang sama.

Ia meminta untuk umat Islam yang selama ini bergelut, berjualan minuman keras, bermain judi, dan masih melakukan perbuatan maksiat serta melanggar semua ajaran Allah SWT  diharapkan bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari ini bisa dipakai sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Rugi tentunya menjadi manusia jika tak bisa melakukan introspeksi dan perubahan diri.

Baca Juga :  Peserta Didik Korban Kebakaran Harus Diperhatikan Khusus

“Menjadi waktu yang sangat bak di bulan Ramadan ini semua bisa taubat dan kembali ke  jalan  Allah sebab umur akan terus berjalan dan satu saat akan berakhir ketika sudah pada ajalnya,” beber Payage.

Apalagi selama ini manusia tersebut masih melakukan perbuatan maksiat dan belum mau memperbaiki diri. Ust Payage nampaknya memahami jika penyakit masyarakat di Kota Jayapura masih sering muncul ke permukaan dan pelakunya tak sedikit yang beragama Islam.

Ia mencontohkan penjualan miras yang dilakukan dengan menunggu pembeli di pinggiran jalan sepatutnya sudah tak dilakukan lagi. “Harapan saya bulan Ramadan ini umat yang masih melakukan kesalahan bisa bertaubat dan melakukan usaha yang halal yang diridhoi oleh Allah SWT,” tutupnya. (ade/wen)

Baca Juga :  Celana Dalam Pink Jadi Barang Bukti

JAYAPURA – Bulan Ramadan yang setiap tahun diperingati seharusnya bisa menjadi momentum refleksi dan evaluasi bagi umat Islam. Sebuah bulan yang paling dirahmati oleh Allah SWT dan menjadi waktu terbaik untuk bisa melakukan introspeksi diri.

  Ketua Majelis Ulama Indonesia  (MUI) Provinsi Papua, K.H Ust Saiful Islami Al Payage memberikan nasehat bahwa manusia harusnya bisa berbenah, belajar menjadi lebih baik dan tidak mengulang kesalahan yang sama.

Ia meminta untuk umat Islam yang selama ini bergelut, berjualan minuman keras, bermain judi, dan masih melakukan perbuatan maksiat serta melanggar semua ajaran Allah SWT  diharapkan bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari ini bisa dipakai sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Rugi tentunya menjadi manusia jika tak bisa melakukan introspeksi dan perubahan diri.

Baca Juga :  Masih Banyak yang Gunakan Hotel Untuk Penamatan

“Menjadi waktu yang sangat bak di bulan Ramadan ini semua bisa taubat dan kembali ke  jalan  Allah sebab umur akan terus berjalan dan satu saat akan berakhir ketika sudah pada ajalnya,” beber Payage.

Apalagi selama ini manusia tersebut masih melakukan perbuatan maksiat dan belum mau memperbaiki diri. Ust Payage nampaknya memahami jika penyakit masyarakat di Kota Jayapura masih sering muncul ke permukaan dan pelakunya tak sedikit yang beragama Islam.

Ia mencontohkan penjualan miras yang dilakukan dengan menunggu pembeli di pinggiran jalan sepatutnya sudah tak dilakukan lagi. “Harapan saya bulan Ramadan ini umat yang masih melakukan kesalahan bisa bertaubat dan melakukan usaha yang halal yang diridhoi oleh Allah SWT,” tutupnya. (ade/wen)

Baca Juga :  78 Hektar Kawasan Penyangga Cyclops Mulai Ditanami Bambu Petung

Berita Terbaru

Artikel Lainnya