Gangguan Internet, 164 Sekolah Tak Bisa Laksanakan Ujian

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan pelaksanaan ujian susulan bagi sekolah-sekolah yang terdampak gangguan jaringan telekomunikasi saat pelaksanaan ujian berbasis komputer.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Papua Marthen Medlama di Jayapura, Kamis, mengatakan gangguan layanan internet yang terjadi mengakibatkan 164 sekolah tidak dapat melaksanakan ujian sesuai jadwal.

“Pelaksanaan ujian hari ini memang terganggu karena adanya gangguan jaringan telekomunikasi, khususnya yang menggunakan layanan Telkom sebagai akses internet,” katanya.

Oleh sebab itu sekolah-sekolah yang terdampak, kata dia, akan dijadwalkan kembali untuk mengikuti ujian susulan sehingga hak siswa tetap terpenuhi dan tidak dirugikan.

“Sementara itu sekolah yang memiliki akses internet alternatif seperti VSAT dan Starlink tetap dapat melaksanakan ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Segera Diaudit BPK

Terkait kekhawatiran potensi kebocoran soal, pihaknya memastikan keamanan materi ujian tetap terjaga karena telah diantisipasi oleh tim penyusun di tingkat pusat. “Tidak perlu khawatir, sistem sudah disiapkan dengan berbagai skenario, termasuk penanganan jika terjadi gangguan seperti ini,” kata Marthen.

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan pelaksanaan ujian susulan bagi sekolah-sekolah yang terdampak gangguan jaringan telekomunikasi saat pelaksanaan ujian berbasis komputer.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Papua Marthen Medlama di Jayapura, Kamis, mengatakan gangguan layanan internet yang terjadi mengakibatkan 164 sekolah tidak dapat melaksanakan ujian sesuai jadwal.

“Pelaksanaan ujian hari ini memang terganggu karena adanya gangguan jaringan telekomunikasi, khususnya yang menggunakan layanan Telkom sebagai akses internet,” katanya.

Oleh sebab itu sekolah-sekolah yang terdampak, kata dia, akan dijadwalkan kembali untuk mengikuti ujian susulan sehingga hak siswa tetap terpenuhi dan tidak dirugikan.

“Sementara itu sekolah yang memiliki akses internet alternatif seperti VSAT dan Starlink tetap dapat melaksanakan ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Jalan Depan Lantamal Jayapura Memprihatinkan

Terkait kekhawatiran potensi kebocoran soal, pihaknya memastikan keamanan materi ujian tetap terjaga karena telah diantisipasi oleh tim penyusun di tingkat pusat. “Tidak perlu khawatir, sistem sudah disiapkan dengan berbagai skenario, termasuk penanganan jika terjadi gangguan seperti ini,” kata Marthen.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya