Disperindag Mimika Optimistis Retribusi Tembus Target Rp2,2 Miliar

MIMIKA — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika mencatat kenaikan signifikan pada penerimaan retribusi di Pasar Sentral Timika. Capaian harian retribusi pasar kini melonjak hampir dua kali lipat seiring kembali menggeliatnya transaksi ekonomi di kawasan tersebut.

Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, Sabelina Fitriani, menyatakan penarikan retribusi harian yang sebelumnya berada di kisaran Rp4–5 juta, kini menembus angka Rp7–8 juta per hari. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan densitas pedagang serta aktivitas jual beli harian.

“Yang tadinya sekitar Rp4-5 juta per hari, sekarang kita bisa naik sampai Rp7-8 juta per hari,” kata Sabelina saat ditemui di Hotel Grand Tembaga, Selasa (22/9).

Lonjakan penerimaan ini memperkuat optimisme Disperindag Mimika untuk mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar sebesar Rp2,2 miliar pada tahun anggaran 2026. Sabelina memproyeksikan patok target tersebut dapat terealisasi lebih cepat dari jadwal semula. “Kami berharap nanti bulan November sudah mencapai target. Harapannya di Desember kita bisa over target,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Raih Penghargaan Paritrana Award 2024

MIMIKA — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika mencatat kenaikan signifikan pada penerimaan retribusi di Pasar Sentral Timika. Capaian harian retribusi pasar kini melonjak hampir dua kali lipat seiring kembali menggeliatnya transaksi ekonomi di kawasan tersebut.

Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, Sabelina Fitriani, menyatakan penarikan retribusi harian yang sebelumnya berada di kisaran Rp4–5 juta, kini menembus angka Rp7–8 juta per hari. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan densitas pedagang serta aktivitas jual beli harian.

“Yang tadinya sekitar Rp4-5 juta per hari, sekarang kita bisa naik sampai Rp7-8 juta per hari,” kata Sabelina saat ditemui di Hotel Grand Tembaga, Selasa (22/9).

Lonjakan penerimaan ini memperkuat optimisme Disperindag Mimika untuk mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar sebesar Rp2,2 miliar pada tahun anggaran 2026. Sabelina memproyeksikan patok target tersebut dapat terealisasi lebih cepat dari jadwal semula. “Kami berharap nanti bulan November sudah mencapai target. Harapannya di Desember kita bisa over target,” ujarnya.

Baca Juga :  Penataan Birokrasi Jadi Fokus Utama Johannes Rettob

Berita Terbaru

Artikel Lainnya