“Terkait keamanan kita harus melakukan dialog. Bagaimana yang terjadi di Aceh. Sekarang itu Aceh sudah benar-benar aman. Pemerintah memberikan Otsus dan perlindungan kepada masyarakatnya sehingga tidak ada konflik lagi karena semua sudah selesai. Nah, sekarang kenapa Papua dibiarkan?” tanyanya.
Mantan Ketua DPRD Mimika ini juga mengingatkan Jakarta bahwa sejarah lahirnya Otsus berakar dari gejolak politik dan keinginan sebagian masyarakat Papua untuk memisahkan diri.
Esensi utama Otsus, lanjut dia, adalah memandirikan orang asli Papua (OAP) secara ekonomi, pendidikan, dan kesehatan di tanah mereka sendiri melalui pengelolaan anggaran yang transparan.
“Pemerintah yang membuat Papua ingin merdeka. Kenapa? Karena tidak mengelola Otsus itu dengan baik, adil dan jujur. Tidak ada. Kalau mau benar-benar Otsus itu dikelola dengan baik dan benar yang dirasakan masyarakat, saya kira isu-isu yang tidak diinginkan bangsa ini tidak mungkin ada,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Terkait keamanan kita harus melakukan dialog. Bagaimana yang terjadi di Aceh. Sekarang itu Aceh sudah benar-benar aman. Pemerintah memberikan Otsus dan perlindungan kepada masyarakatnya sehingga tidak ada konflik lagi karena semua sudah selesai. Nah, sekarang kenapa Papua dibiarkan?” tanyanya.
Mantan Ketua DPRD Mimika ini juga mengingatkan Jakarta bahwa sejarah lahirnya Otsus berakar dari gejolak politik dan keinginan sebagian masyarakat Papua untuk memisahkan diri.
Esensi utama Otsus, lanjut dia, adalah memandirikan orang asli Papua (OAP) secara ekonomi, pendidikan, dan kesehatan di tanah mereka sendiri melalui pengelolaan anggaran yang transparan.
“Pemerintah yang membuat Papua ingin merdeka. Kenapa? Karena tidak mengelola Otsus itu dengan baik, adil dan jujur. Tidak ada. Kalau mau benar-benar Otsus itu dikelola dengan baik dan benar yang dirasakan masyarakat, saya kira isu-isu yang tidak diinginkan bangsa ini tidak mungkin ada,” pungkasnya. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q