Tuesday, February 3, 2026
27.4 C
Jayapura

Pj Bupati Mimika Akui Serapan Anggaran Tak Bisa Capai 100 Persen

MIMIKA – Serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika hingga bulan Desember 2024 baru mencapai 60 persen. Penjabat Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito mengatakan, serapan anggaran yang lelet ini dipengaruhi banyaknya pekerjaan yang belum teradministrasi. 

“Serapan kita sekarang ada di 60 persen karena ini banyak yang belum teradministrasi,” kata Valentinus saat ditemui awak media di Hotel Horison Diana Timika, Sabtu (14/12) kemarin.

Valentinus mengatakan bahwa hingga tutup buku tahun 2024 serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika dapat mencapai angka 75 hingga 80 persen.  Dengan demikian, pemerintah dapat melakukan lelang untuk pekerjaan-pekerjaan di tahun 2025 mulai Desember 2024 ini.

Baca Juga :  Ambulans di Kabupaten Jayapura Akan Dilengkapi Standar Layanan Lengkap

“Jelas kita belum bisa sampai 100 persen karena keterlambatan kan. Makanya di tahun ini kita berharap kita di Desember ini sudah bisa memulai lelang yang bisa kita lakukan secepatnya supaya di Januari sudah bisa berjalan semuanya,” tutup Valentinus.

Sementara itu, pada November 2024 lalu, serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika baru  mencapai 53.43 persen.

Seperti diketahui, realisasi serta penyerapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika kerap menjadi penyakit yang sulit untuk disembuhkan dalam beberapa tahun terakhir.  Selain penyerapan anggaran, realisasi fisik anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Mimika per November 2024 pun tercatat baru mencapai 71 persen. (mww/wen)

Baca Juga :  Bupati Wonda: Menutup  Penjualan Miras Bukan Sekadar Wacana

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

MIMIKA – Serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika hingga bulan Desember 2024 baru mencapai 60 persen. Penjabat Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito mengatakan, serapan anggaran yang lelet ini dipengaruhi banyaknya pekerjaan yang belum teradministrasi. 

“Serapan kita sekarang ada di 60 persen karena ini banyak yang belum teradministrasi,” kata Valentinus saat ditemui awak media di Hotel Horison Diana Timika, Sabtu (14/12) kemarin.

Valentinus mengatakan bahwa hingga tutup buku tahun 2024 serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika dapat mencapai angka 75 hingga 80 persen.  Dengan demikian, pemerintah dapat melakukan lelang untuk pekerjaan-pekerjaan di tahun 2025 mulai Desember 2024 ini.

Baca Juga :  Bupati Wonda: Menutup  Penjualan Miras Bukan Sekadar Wacana

“Jelas kita belum bisa sampai 100 persen karena keterlambatan kan. Makanya di tahun ini kita berharap kita di Desember ini sudah bisa memulai lelang yang bisa kita lakukan secepatnya supaya di Januari sudah bisa berjalan semuanya,” tutup Valentinus.

Sementara itu, pada November 2024 lalu, serapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika baru  mencapai 53.43 persen.

Seperti diketahui, realisasi serta penyerapan anggaran di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika kerap menjadi penyakit yang sulit untuk disembuhkan dalam beberapa tahun terakhir.  Selain penyerapan anggaran, realisasi fisik anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Mimika per November 2024 pun tercatat baru mencapai 71 persen. (mww/wen)

Baca Juga :  Otsus Tahap Pertama untuk Pemkab Mimika Sudah Masuk

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya