Pembakaran Jenazah Korban Perang Kwamki Narama Diambil Alih Pemkab Puncak

Sebelum kejadian, yang bersangkutan sempat mengkonsumsi minuman keras bersama sekelompok orang dari kelompok Newegalen. Setelah mengkonsumsi minuman keras, korban kemudian pergi meninggalkan lokasi dan keluar ke jalan utama dan melewati batas antara kedua kelompok, yakni kelompok Dang.

Sejumlah orang dari kelompok Dang yang kemudian bertemu dengan korban di lokasi lalu mengejarnya hingga di depan Polsek, kemudian menghujaninya dengan anak panah hingga korban tewas.

Jenazah Jori kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika guna dilakukan tindakan medis dan disemayamkan sambil menunggu koordinasi dengan pihak keluarga mengenai proses selanjutnya terhadap jenazah. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Kelola Dana Otsus Rp300 M, Disdikbud Dorong Pembebasan Biaya Pendidikan 

Sebelum kejadian, yang bersangkutan sempat mengkonsumsi minuman keras bersama sekelompok orang dari kelompok Newegalen. Setelah mengkonsumsi minuman keras, korban kemudian pergi meninggalkan lokasi dan keluar ke jalan utama dan melewati batas antara kedua kelompok, yakni kelompok Dang.

Sejumlah orang dari kelompok Dang yang kemudian bertemu dengan korban di lokasi lalu mengejarnya hingga di depan Polsek, kemudian menghujaninya dengan anak panah hingga korban tewas.

Jenazah Jori kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika guna dilakukan tindakan medis dan disemayamkan sambil menunggu koordinasi dengan pihak keluarga mengenai proses selanjutnya terhadap jenazah. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Kelola Dana Otsus Rp300 M, Disdikbud Dorong Pembebasan Biaya Pendidikan 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya