SENTANI – Kepala Distrik Nimbokrang, Sujono Effendy, menyebut antusiasme masyarakat petani di wilayahnya sangat tinggi terhadap sektor pertanian. Hal ini terlihat dari keterlibatan seluruh kelompok tani dalam kegiatan penanaman jagung yang merupakan program Presiden RI.
Ia menjelaskan, dari total 42 hektare lahan yang direncanakan untuk penanaman jagung, hingga kini 17 hektare telah berhasil ditanami. Luasan tersebut belum termasuk lahan tambahan yang saat ini masih dalam proses pengolahan.
“Penanaman jagung ini baru berjalan sekitar 17 hektare dari 42 hektare yang direncanakan. Sisanya akan terus kita dorong agar target dapat tercapai, bahkan kita optimistis bisa mencapai hingga 48 hektare,” ujar Sujono Effendy, Sabtu (10/1).
Selain jagung, Distrik Nimbokrang juga memiliki potensi besar pada komoditas pertanian lainnya seperti kedelai, sayur-mayur, cabai, semangka, dan melon.
Menurutnya, pengembangan berbagai komoditas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Jayapura.
“Pada tahun ini, pemerintah distrik juga akan membuka program cetak sawah baru, yang berlokasi di Kelompok Tani Nenek, Kampung Benyum Jaya. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi dan mendukung kebutuhan pangan masyarakat setempat,” terangnya.
SENTANI – Kepala Distrik Nimbokrang, Sujono Effendy, menyebut antusiasme masyarakat petani di wilayahnya sangat tinggi terhadap sektor pertanian. Hal ini terlihat dari keterlibatan seluruh kelompok tani dalam kegiatan penanaman jagung yang merupakan program Presiden RI.
Ia menjelaskan, dari total 42 hektare lahan yang direncanakan untuk penanaman jagung, hingga kini 17 hektare telah berhasil ditanami. Luasan tersebut belum termasuk lahan tambahan yang saat ini masih dalam proses pengolahan.
“Penanaman jagung ini baru berjalan sekitar 17 hektare dari 42 hektare yang direncanakan. Sisanya akan terus kita dorong agar target dapat tercapai, bahkan kita optimistis bisa mencapai hingga 48 hektare,” ujar Sujono Effendy, Sabtu (10/1).
Selain jagung, Distrik Nimbokrang juga memiliki potensi besar pada komoditas pertanian lainnya seperti kedelai, sayur-mayur, cabai, semangka, dan melon.
Menurutnya, pengembangan berbagai komoditas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Jayapura.
“Pada tahun ini, pemerintah distrik juga akan membuka program cetak sawah baru, yang berlokasi di Kelompok Tani Nenek, Kampung Benyum Jaya. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi dan mendukung kebutuhan pangan masyarakat setempat,” terangnya.