Kemarin, Gubernur Papua Pegunungan Serahkan DPA Pemprov Papua Pegunungan TA 2026 iserahkan ke OPD
WAMENA – Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC John Tabo, S.E., M.BA. menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2026 Kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memulai pelaksanaan Program dan kegiatan yang telah direncanakan sesuai dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur di Kantor Gubernur Papua Pegunungan Selasa (27/1).
Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC John Tabo, S.E., M.BA. Penyerahan DPA ini menandai dimulainya pelaksanaan seluruh program dan kegiatan pemerintahan yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
“Usai menerima DPA, seluruh OPD harus segera bergerak, saya minta seluruh OPD langsung bekerja dan menjalankan program sesuai perencanaan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Gubernur menjelaskan bahwa APBD Papua Pegunungan Tahun 2026 telah melalui proses evaluasi dan mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Keuangan, sehingga pelaksanaan anggaran dapat dimulai lebih awal.
“Puji Tuhan, hasil evaluasi APBD dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan sudah disetujui. Karena itu, sejak Januari kita sudah bisa menyelesaikan administrasi dan pada Februari seluruh sistem keuangan sudah bisa berjalan,” jelasnya.
Kata Tabo, meskipun pemerintah daerah masih menunggu penyaluran dana otonomi khusus dan dana transfer lainnya, OPD tetap harus melaksanakan pelayanan publik dan program pembangunan yang telah tersedia anggarannya artinya program apa yang bisa dikerjakan saat ini harus dilakukan lebih dulu.
Mantan Bupati Mamberamo Raya juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara bertanggung jawab dan tepat sasaran. Oleh karena itu, Ia meminta OPD memprioritaskan belanja yang berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Gunakan anggaran ini secara serius dan bertanggung jawab untuk membangun Papua Pegunungan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menggerakkan ekonomi rakyat, serta menjaga inflasi tetap rendah,”beber Jhon Tabo