Penanganan Stunting dengan Dana Desa Dilauncing

WAMENA – Pemkab Jayawijaya resmi melaunching penanganan stunting dari dana desa untuk 40 distrik dan 328 Kampung yang dipusatkan di Distrik Pisugi yang membawahi 7 kampung, oleh karena itu diharapkan untuk petugas Kesehatan, Ibu -ibu PKK, Kader harus menjalani tanggungjawab yang diberikan oleh pemerintah daerah.

PJ Bupati Jayawijaya, melalui asisten II setda Jayawijaya Lekius Yikwa menyatakan, lauching stunting untuk 40 distrik atau 328 kampung dipusatkan di pisugi di tujuh kampung. ini perlu di teruskan, ini juga kegiatan sosialisasi. sebab pemerintah mengharapkan kepada stekholder dalam hal ini ibu-ibu PKK, Puskesmas, kader, ini tugas dan tanggungjawab untuk menterjemahkan program stunting ke tingkat desa dan distrik.

Baca Juga :  Komisi B Dorong Penggunaan Mini Pompa Bensin

“Kami kolaborasi dan kerja sama ini terus kita lakukan karena aturan perpres 72 tahun 2001 sudah dijelaskan bahwa program ini dari pusat hingga daerah harus sukseskan,”ungkapnya Selasa (17/9) kemarin

Ia mengakui jika lauching ini berarti dari DPMK, Bappeda, lintas sektor akan lakukan sosialisasi dan turun kampung langsung, sehingga perlu dijelaskan, dana stunting ini dari desa untuk masyarakat, tetapi selama ini dikelola kepala kampung tetapi tidak ada sasarannya, sehingga dialokasi ini DPMK ambil alih lagi, dialosikan honor petugas dan juga kegiatan masing-masing sesuai pagu dana,

“Jumlah anggarannya juga beda-beda. tetapi hari ini pemberian dana total di Distrik Pisugi Rp 367 juta.  begitu juga distrik lain juga sesuai dengan jumlah pagu dana akan disesuaikan dari banyaknya kampung disana, sehingga akan mencapai ke40 distrik.”kata Lekius Yikwa.

Baca Juga :  Kodim 1715/Yahukimo Renovasi Rumah Warga Tidak Layak Huni

WAMENA – Pemkab Jayawijaya resmi melaunching penanganan stunting dari dana desa untuk 40 distrik dan 328 Kampung yang dipusatkan di Distrik Pisugi yang membawahi 7 kampung, oleh karena itu diharapkan untuk petugas Kesehatan, Ibu -ibu PKK, Kader harus menjalani tanggungjawab yang diberikan oleh pemerintah daerah.

PJ Bupati Jayawijaya, melalui asisten II setda Jayawijaya Lekius Yikwa menyatakan, lauching stunting untuk 40 distrik atau 328 kampung dipusatkan di pisugi di tujuh kampung. ini perlu di teruskan, ini juga kegiatan sosialisasi. sebab pemerintah mengharapkan kepada stekholder dalam hal ini ibu-ibu PKK, Puskesmas, kader, ini tugas dan tanggungjawab untuk menterjemahkan program stunting ke tingkat desa dan distrik.

Baca Juga :  Anak Pedalaman Sulit ke Sekolah Karena Jarak yang Jauh

“Kami kolaborasi dan kerja sama ini terus kita lakukan karena aturan perpres 72 tahun 2001 sudah dijelaskan bahwa program ini dari pusat hingga daerah harus sukseskan,”ungkapnya Selasa (17/9) kemarin

Ia mengakui jika lauching ini berarti dari DPMK, Bappeda, lintas sektor akan lakukan sosialisasi dan turun kampung langsung, sehingga perlu dijelaskan, dana stunting ini dari desa untuk masyarakat, tetapi selama ini dikelola kepala kampung tetapi tidak ada sasarannya, sehingga dialokasi ini DPMK ambil alih lagi, dialosikan honor petugas dan juga kegiatan masing-masing sesuai pagu dana,

“Jumlah anggarannya juga beda-beda. tetapi hari ini pemberian dana total di Distrik Pisugi Rp 367 juta.  begitu juga distrik lain juga sesuai dengan jumlah pagu dana akan disesuaikan dari banyaknya kampung disana, sehingga akan mencapai ke40 distrik.”kata Lekius Yikwa.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Bupati Jayawijaya Bertemu Para Korban Kebakaran

Berita Terbaru

Artikel Lainnya