“ini dua kekuatan yang menerima injil itu oleh sebab itu harus merayakan keduanya, jangan hanya satu tempat saja yang merayakan karena akan menimbulkan pemahaman yang salah dan kami dari PGGPP akan mengikuti dan mendampingi dimana lokasi yang akan didatangi PJ Gubernur Papua pegunungan,”bebernya.
Kata Pdt Arie Mabel, pihaknya sangat mendukung untuk melakukan mediasi dan pelurusan sejarah masuknya injil di Lembah baliem agar dari orang -orang tua yang ada saat ini bisa menceritakan, yang melibatkan intelektual dan masyarakat dari dua wilayah tersebut, namun yang utama kedua wilayah ini penting sehingga keduanya wajib mengucap syukur.
“Undangan perayaan Hut PI Ke 70 yang beredar ini adalah dari PGGJ bersama panitia , kalau dari PGGP itu nanti saya sendiri yang tandatangan dan ada 8 kabupaten se Provinsi papua pegunungan yang hadir namun ini undangannya belum disebarkan,”katanya.
Pdt Arie menilai untuk pelaksanaan Hut PI ini harus dilakukan di dua tempat, dan apabila berkat dari Provinsi besar maka harus dibagi dua agar tidak ada kecemburuan sosial diantara masyarakat, sebab yang ia dengar semua telah dipersiapkan oleh dua kepanitiaan ini baik dari pelaksanaan acara hingga konsumsinya.
“untuk permintaan masyarakat melakukan mediasi PGGPP siap , namun sampai hari ini kedua unsur kepanitiaan itu belum menemui saya, kalau sudah nanti kita akan bicarakan apakah akan dibuat sendiri atau disatukan, selain itu juga kami inginkan agar pemerintah membangun tugu salib di dua wilayah itu,”tutup Ketua PGGPP. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos