Friday, April 4, 2025
28.7 C
Jayapura

Perbaikan Jalan Menuju Distrik Naukenjerai Masih Sebatas Wacana 

MERAUKE – Dalam beberapa tahun belakangan ini, jalan menuju Distrik Naukenjerai  dengan 5 kampung di Kabupaten Merauke rusak berat sehingga sulit dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Terlebih di musim hujan.

Masyarakat  dari 5 kampung di Distrik Naukenjerai tersebut bahkan merasa diabaikan, karena bertahun-tahun jalan  mereka tidak diperbaiki.  Status jalan menuju Distrik Naukenjerai tersebut masih ditangani  provinsi, sehingga dengan kehadiran DON Papua Selatan, warga dari Distrik Naukenjarai tersebut berharap ada perhatian pemerintah.

Kepala Distrik Naukenjarai Refilino Dimara, S.Sos menilai bahwa perbaikan jalan menuju Distrik Nauykenjerai tersebut masih sebatas wacana.

‘’Rencananya ada diprogramkan. Tapi masih sebatas wacana,’’ kata Kadistrik Naukenjerai Refelino Dimara kepada media ini, belum lama ini.

Baca Juga :  RSUD Merauke Terima 400 Rapid Test

Menurut  Refelino Dimara, jika pihaknya sudah diperintahkan untuk koordinasi dengan pemilik hak ulayat, barulah pihaknya  memastikan bahwa program perbaikan jalan dan jembatan tersebut ada. Sebab, jalan dan jembatan yang ada di Ndalir, harus dipindahkan, karena tidak bisa lagi  digunakan akibat tergerus abrasi air laut.

Menurutnya, untuk jembatan yang ada di Ndalir tersebut sebagian sudah menggantung karena tanahnya tergerus  abrasi air laut. ‘

’Dia harus pindah agak jauh ke darat,’’ terangnya. Jika jalan tersebut dipindahkan, maka pemindahan jalan ini menjadi yang kedua kalinya. Sebab, kampung dan jalan pertama sudah menjadi laut karena abrasi air laut dan penggalian pasir secara ilegal selama ini.

Baca Juga :  Tersangka Kasus Terbakarnya Kapal Meninggal

Kadistrik Refilino Dimara berharap, ada perhatian  pemerintah untuk memperbaiki jalan menuju Naukenjerai tersebut, sehingga tidak menyulitkan warga terutama jika ada pasien yang harus dirujuk ke Merauke. 

‘’Kalau ada pasien yang harus dirujuk  ke kota, terpaksa kita lewat laut menggunakan perahu atau speed boat terutama sata musim hujan,’’ tandasnya. (ulo)   

MERAUKE – Dalam beberapa tahun belakangan ini, jalan menuju Distrik Naukenjerai  dengan 5 kampung di Kabupaten Merauke rusak berat sehingga sulit dilewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Terlebih di musim hujan.

Masyarakat  dari 5 kampung di Distrik Naukenjerai tersebut bahkan merasa diabaikan, karena bertahun-tahun jalan  mereka tidak diperbaiki.  Status jalan menuju Distrik Naukenjerai tersebut masih ditangani  provinsi, sehingga dengan kehadiran DON Papua Selatan, warga dari Distrik Naukenjarai tersebut berharap ada perhatian pemerintah.

Kepala Distrik Naukenjarai Refilino Dimara, S.Sos menilai bahwa perbaikan jalan menuju Distrik Nauykenjerai tersebut masih sebatas wacana.

‘’Rencananya ada diprogramkan. Tapi masih sebatas wacana,’’ kata Kadistrik Naukenjerai Refelino Dimara kepada media ini, belum lama ini.

Baca Juga :  Pemuda 30 Tahun Cabuli Bocah

Menurut  Refelino Dimara, jika pihaknya sudah diperintahkan untuk koordinasi dengan pemilik hak ulayat, barulah pihaknya  memastikan bahwa program perbaikan jalan dan jembatan tersebut ada. Sebab, jalan dan jembatan yang ada di Ndalir, harus dipindahkan, karena tidak bisa lagi  digunakan akibat tergerus abrasi air laut.

Menurutnya, untuk jembatan yang ada di Ndalir tersebut sebagian sudah menggantung karena tanahnya tergerus  abrasi air laut. ‘

’Dia harus pindah agak jauh ke darat,’’ terangnya. Jika jalan tersebut dipindahkan, maka pemindahan jalan ini menjadi yang kedua kalinya. Sebab, kampung dan jalan pertama sudah menjadi laut karena abrasi air laut dan penggalian pasir secara ilegal selama ini.

Baca Juga :  Butuh Guru Kreatif dan Inovatif 

Kadistrik Refilino Dimara berharap, ada perhatian  pemerintah untuk memperbaiki jalan menuju Naukenjerai tersebut, sehingga tidak menyulitkan warga terutama jika ada pasien yang harus dirujuk ke Merauke. 

‘’Kalau ada pasien yang harus dirujuk  ke kota, terpaksa kita lewat laut menggunakan perahu atau speed boat terutama sata musim hujan,’’ tandasnya. (ulo)   

Berita Terbaru

Artikel Lainnya