Wednesday, May 29, 2024
28.7 C
Jayapura

Theresia Mahuze Pimpin KPU Papua Selatan

MERAUKE – Theresia Mahuze, SH, terpilih dan dipercaya oleh 4 komisioner KPU Provinsi Papua Selatan untuk memimpin atau menjadi Ketua KPU Provinsi Papua Selatan. Pemilihan ini  Ketua KPU Provinsi Papua Selatan tersebut dilakukan oleh Komisioner KPU Papua Selatan setelah dilantik oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, SH, M.Si, Ph.D, di Jakarta, Rabu (24/5), kemarin.

‘’Pemilihan pimpinan KPU sudah dilakukan setelah pelantikan tadi, dimana saya sendiri dipercaya teman-teman komisioner KPU Provinsi Papua Selatan sebagai Ketua KPU Provinsi Papua Selatan,’’ kata Ketua KPU Provinsi Papua Selatan  Theresia Mahuze, SH, dihubungi saat media  ini lewat telepon selulernya, beberapa saat setelah pelantikan tersebut.

Baca Juga :  Bawaslu Rekomendasikan KPU Gelar PSU di 1.496 TPS

Selain pemilihan Ketua, juga 4 komisioner lainnya telah dibagi dalam devisi. Dimana untuk Devisi Umum, Keuangan dan Logistik dipercayakan kepada Helda Richarda Ambay, Devisi Perencanaan dan Data dipercayakan kepada Daniel Ndiwaen Mahuze,  Devisi Hukum dipercayakan kepada  Jufri Toatubun, dan Devisi Sosialisasi dipercayakan kepada  Alson Markus Kambu.

Pelantikan itu dilakukan oleh Ketua KPU RI  terhadap 20 KPU Provinsi di Indonesia, salah satunya  KPU Provinsi Papua Selatan.  Terkait dengan pelantikan tersebut, Ketua KPU RI, jelas  Theresia Mahuze  berpesan yang pada intinya agar dalam proses yang sedang berlangsung saat ini sebagai penyelenggara  untuk bekerja tetap berpedoman pada regulasi atau aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Juara Umum III, Kafilah Merauke Disambut Pimpinan Daerah

‘’Tetap menerapkan perencanaan strategis. Artinya, untuk mengatasi potensi-potensi  masalah karena dalam proses ini kan setiap tahapan pasti ada potensi masalah. Pastinya kekompakan 5 komisioner ini sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas,’’tandasnya.

Theresia Mahuze menambahkan  bahwa setelah pelantikan tersebut pihaknya langsung masuk ke Rindam Jaya, Jakarta, untuk mengikuti orientasi tugas yang akan berlangsung selama kurang lebih 1 minggu. (ulo/tho)

MERAUKE – Theresia Mahuze, SH, terpilih dan dipercaya oleh 4 komisioner KPU Provinsi Papua Selatan untuk memimpin atau menjadi Ketua KPU Provinsi Papua Selatan. Pemilihan ini  Ketua KPU Provinsi Papua Selatan tersebut dilakukan oleh Komisioner KPU Papua Selatan setelah dilantik oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, SH, M.Si, Ph.D, di Jakarta, Rabu (24/5), kemarin.

‘’Pemilihan pimpinan KPU sudah dilakukan setelah pelantikan tadi, dimana saya sendiri dipercaya teman-teman komisioner KPU Provinsi Papua Selatan sebagai Ketua KPU Provinsi Papua Selatan,’’ kata Ketua KPU Provinsi Papua Selatan  Theresia Mahuze, SH, dihubungi saat media  ini lewat telepon selulernya, beberapa saat setelah pelantikan tersebut.

Baca Juga :  Tolak Pemekaran DOB, PMKRI Dorong Dialog Jakarta-Papua

Selain pemilihan Ketua, juga 4 komisioner lainnya telah dibagi dalam devisi. Dimana untuk Devisi Umum, Keuangan dan Logistik dipercayakan kepada Helda Richarda Ambay, Devisi Perencanaan dan Data dipercayakan kepada Daniel Ndiwaen Mahuze,  Devisi Hukum dipercayakan kepada  Jufri Toatubun, dan Devisi Sosialisasi dipercayakan kepada  Alson Markus Kambu.

Pelantikan itu dilakukan oleh Ketua KPU RI  terhadap 20 KPU Provinsi di Indonesia, salah satunya  KPU Provinsi Papua Selatan.  Terkait dengan pelantikan tersebut, Ketua KPU RI, jelas  Theresia Mahuze  berpesan yang pada intinya agar dalam proses yang sedang berlangsung saat ini sebagai penyelenggara  untuk bekerja tetap berpedoman pada regulasi atau aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Terlibat Tindak Pidana dan Disiplin, Empat ASN  Dipecat

‘’Tetap menerapkan perencanaan strategis. Artinya, untuk mengatasi potensi-potensi  masalah karena dalam proses ini kan setiap tahapan pasti ada potensi masalah. Pastinya kekompakan 5 komisioner ini sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas,’’tandasnya.

Theresia Mahuze menambahkan  bahwa setelah pelantikan tersebut pihaknya langsung masuk ke Rindam Jaya, Jakarta, untuk mengikuti orientasi tugas yang akan berlangsung selama kurang lebih 1 minggu. (ulo/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya