MERAUKE – Sebagai daerah yang sudah swasembada pangan, khususnya beras, Perum Bulog Merauke telah berhasil melampaui target pengadaan di tahun 2025 lalu.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya telah diberikan target pengadaan sebanyak 15.500 ton. Namun sampai akhir tahun 2025, Perum Bulog Merauke telah berhasil melakukan pengadaan sebanyak 22.200 ton atau naik sebesar 141 persen.
‘’Untuk target 2025 kemarin, kita telah melampaui target dari 15.500 ton menjadi 22.200 ton atau naik sekitar 141 persen,’’ kata Karennu, Selasa (20/1), kemarin.
Karena melampau target tersebut, lanjut Karennu, maka sesuai hasil Rapar Koordionasi (Rakor) nasional, untuk Perum Bulog Merauke di tahun 2026 diberi target pengadaan sebanyak 27.000 ton.
‘’Tapi, kita masih menunggu keputusan dari Badan Pangan Nasional tentang penugasan Bulog tentang penyerapan beras dan gabah ini,’’ jelasnya.
MERAUKE – Sebagai daerah yang sudah swasembada pangan, khususnya beras, Perum Bulog Merauke telah berhasil melampaui target pengadaan di tahun 2025 lalu.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu ditemui media ini mengungkapkan, di tahun 2025 lalu, pihaknya telah diberikan target pengadaan sebanyak 15.500 ton. Namun sampai akhir tahun 2025, Perum Bulog Merauke telah berhasil melakukan pengadaan sebanyak 22.200 ton atau naik sebesar 141 persen.
‘’Untuk target 2025 kemarin, kita telah melampaui target dari 15.500 ton menjadi 22.200 ton atau naik sekitar 141 persen,’’ kata Karennu, Selasa (20/1), kemarin.
Karena melampau target tersebut, lanjut Karennu, maka sesuai hasil Rapar Koordionasi (Rakor) nasional, untuk Perum Bulog Merauke di tahun 2026 diberi target pengadaan sebanyak 27.000 ton.
‘’Tapi, kita masih menunggu keputusan dari Badan Pangan Nasional tentang penugasan Bulog tentang penyerapan beras dan gabah ini,’’ jelasnya.