alexametrics
29.7 C
Jayapura
Monday, August 8, 2022

Dijambret,  IRT Kehilangan HP dan Uang  Rp 1,7 Juta

MERAUKE- Nasib malang dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Merauke  sebut saja Mawar. Pasanya, warga Perumahan Lampu Satu Indah tersebut dijambret oleh  orang tak dikenal (OTK) di sekitar Jalan Noari-Jalan Lampu Satu Merauke, Sabtu (18/6) sekitar pukul 12.30 WIT.

Akibat  jambret ini, wajah korban mengalami luka akibat terjatuh ke aspal jalan saat berusaha mempertahankan barang miliknya . Saat datang melaporkan kasus yang dialaminya di SPKT Polres Merauke, korban mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi saat dirinya pulang membeli bakso menggunakan sepeda motor.

Saat berada di jalan menikung dan menurun di jalan Noari-Jalan Lampu Satu Merauke, tiba-tiba pelaku mendekat dan mengambil tas miliknya yang berisi HP Oppo A16,  dompet yang berisi uang tunai Rp 1,7 juta dan surat-surat penting lainnya. Tak hanya itu, pelaku juga menarik gelang emas seberat 10 gram dari tangan kirinya.

Baca Juga :  Tak Terima Dilihat, Pria Paro Baya Tikam ABG

Untungnya, gelang emas tersebut terjatuh dan ditemukan oleh tetangganya. ‘’Kalau gelang, sudah kembali. Karena ada tetangga saya yang berhasil menemukan di jalan. Kemudian meminta bukti pembelian dan saya kasih lihat.

Jadi sudah kembali,’’ kata korban sambil menunjukkan gelang emas yang dimaksud. Korban menjelaskan, setelah tas yang berisi HP, uang, surat berharga dan gelang emas berhasil direbut, pelaku kemudian kabur dengan motor tersebut. ‘’Saya berteriak minta tolong, tapi karena di daerah sekitar situ memang sedikit sepi,’’ jelasnya. 

Selama ini, korban mengaku dapat melewati jalan  tersebut 3-5 kali dalam sehari dan baru kali ini mengalami jambret tersebut. ‘’Tapi, ada yang sudah hubungi saya kalau mau barang-barang saya kembali meminta tebusan Rp 5 juta,’’ kata korban.

Baca Juga :  Polres Merauke Lidik Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati

Namun korban belum merespon permintaan tersebut karena  menurutnya, dirinya masih takut. Sementara itu, kasus jambret yang dialami korban ini masih dalam  penyelidikan polisi.(ulo/tho)

MERAUKE- Nasib malang dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Merauke  sebut saja Mawar. Pasanya, warga Perumahan Lampu Satu Indah tersebut dijambret oleh  orang tak dikenal (OTK) di sekitar Jalan Noari-Jalan Lampu Satu Merauke, Sabtu (18/6) sekitar pukul 12.30 WIT.

Akibat  jambret ini, wajah korban mengalami luka akibat terjatuh ke aspal jalan saat berusaha mempertahankan barang miliknya . Saat datang melaporkan kasus yang dialaminya di SPKT Polres Merauke, korban mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi saat dirinya pulang membeli bakso menggunakan sepeda motor.

Saat berada di jalan menikung dan menurun di jalan Noari-Jalan Lampu Satu Merauke, tiba-tiba pelaku mendekat dan mengambil tas miliknya yang berisi HP Oppo A16,  dompet yang berisi uang tunai Rp 1,7 juta dan surat-surat penting lainnya. Tak hanya itu, pelaku juga menarik gelang emas seberat 10 gram dari tangan kirinya.

Baca Juga :  Masyarakat Maluku Tidak Boleh Terprovokasi Atas Kejadian di Kota Sorong

Untungnya, gelang emas tersebut terjatuh dan ditemukan oleh tetangganya. ‘’Kalau gelang, sudah kembali. Karena ada tetangga saya yang berhasil menemukan di jalan. Kemudian meminta bukti pembelian dan saya kasih lihat.

Jadi sudah kembali,’’ kata korban sambil menunjukkan gelang emas yang dimaksud. Korban menjelaskan, setelah tas yang berisi HP, uang, surat berharga dan gelang emas berhasil direbut, pelaku kemudian kabur dengan motor tersebut. ‘’Saya berteriak minta tolong, tapi karena di daerah sekitar situ memang sedikit sepi,’’ jelasnya. 

Selama ini, korban mengaku dapat melewati jalan  tersebut 3-5 kali dalam sehari dan baru kali ini mengalami jambret tersebut. ‘’Tapi, ada yang sudah hubungi saya kalau mau barang-barang saya kembali meminta tebusan Rp 5 juta,’’ kata korban.

Baca Juga :  Di Atas Kapal, Adik Bunuh Kakak Kandung 

Namun korban belum merespon permintaan tersebut karena  menurutnya, dirinya masih takut. Sementara itu, kasus jambret yang dialami korban ini masih dalam  penyelidikan polisi.(ulo/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/