Kurangi Fatalitas, Pengendara Diimbau Tidak Pakai Sandal Jepit

MERAUKE- Untuk mengurangi fatalitas jika terjadi kecelakaan, maka pengendara sepeda motor di Merauke diimbau untuk menggunakan safety riding, diantaranya menggunakan sepatu bukan sandal jepit. Imbauan ini disampaikan oleh petugas Satlantas Polres Merauke saat menggelar operasi patuh hari kelima di depan Satuan Lalu Lintas Polres Merauke, jalan Raya Mandala, Jumat (17/6).

Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum, melalui Kasat Lantas AKP Dian Novita Pitersz, SIK, yang memimpin langsung operasi patuh Cartenz 2022 tersebut mengungkapkan, safety riding tersebut sebenarnya sudah lama, namun baru viral kembali lewat media sosial, khususnya tiktok terutama menyangkut penggunaan sandal. ‘’Sebenarnya sudah lama, tapi baru viral kembali,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Siap Bantu Petugas Kesehatan Turunkan Stunting 

Dikatakan,  dalam safety riding tersebut mengendara terutama wajib menggunakan helm SNI, kemudian jaket, celana panjang, sepatu dan kaos tangan. Ini untuk mengurangi fatalitas jika terjadi suatu kecelakaan.

Namun dalam operasi patuh yang digelar ini, lanjut Kasat Lantas, pihaknya kembali memberikan imbauan kepada masyarakat terutama pengendara untuk dapat menggunakan  safety riding tersebut, salah satunya tidak menggunakan sandal.

Karena bersifat imbauan, lanjut dia, tidak ada penilangan bagi warga hanya menggunakan sandal. ‘’Tapi kalau tidak gunakan helem, tetap ditilang,’’ tandasnya. 

Pada operasi patuh yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIT tersebut, menurut Kasat Lantas AKP Dian Novita Pitersz, pihaknya fokus pada pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti SIM, STNK, lalu tidak pakai helem dan kaca spion, dipengaruhi minuman keras saat berkendara dan lain sebagainya. Hingga berita ini ditulis, operasi patuh tersebut masih berlangsung. (ulo/tho)

Baca Juga :  Rumah Dimasuki Maling, Sejumlah Barang Dibawa Kabur 

MERAUKE- Untuk mengurangi fatalitas jika terjadi kecelakaan, maka pengendara sepeda motor di Merauke diimbau untuk menggunakan safety riding, diantaranya menggunakan sepatu bukan sandal jepit. Imbauan ini disampaikan oleh petugas Satlantas Polres Merauke saat menggelar operasi patuh hari kelima di depan Satuan Lalu Lintas Polres Merauke, jalan Raya Mandala, Jumat (17/6).

Kapolres Merauke AKBP. Ir. Untung Sangaji, M.Hum, melalui Kasat Lantas AKP Dian Novita Pitersz, SIK, yang memimpin langsung operasi patuh Cartenz 2022 tersebut mengungkapkan, safety riding tersebut sebenarnya sudah lama, namun baru viral kembali lewat media sosial, khususnya tiktok terutama menyangkut penggunaan sandal. ‘’Sebenarnya sudah lama, tapi baru viral kembali,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Banyak Guru Belum Nikah, Pemkab Merauke Akan Gelar Nikah Massal

Dikatakan,  dalam safety riding tersebut mengendara terutama wajib menggunakan helm SNI, kemudian jaket, celana panjang, sepatu dan kaos tangan. Ini untuk mengurangi fatalitas jika terjadi suatu kecelakaan.

Namun dalam operasi patuh yang digelar ini, lanjut Kasat Lantas, pihaknya kembali memberikan imbauan kepada masyarakat terutama pengendara untuk dapat menggunakan  safety riding tersebut, salah satunya tidak menggunakan sandal.

Karena bersifat imbauan, lanjut dia, tidak ada penilangan bagi warga hanya menggunakan sandal. ‘’Tapi kalau tidak gunakan helem, tetap ditilang,’’ tandasnya. 

Pada operasi patuh yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIT tersebut, menurut Kasat Lantas AKP Dian Novita Pitersz, pihaknya fokus pada pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti SIM, STNK, lalu tidak pakai helem dan kaca spion, dipengaruhi minuman keras saat berkendara dan lain sebagainya. Hingga berita ini ditulis, operasi patuh tersebut masih berlangsung. (ulo/tho)

Baca Juga :  Siaga Khusus Lebaran, Siagakan 74 Personel

Berita Terbaru

Artikel Lainnya