MERAUKE– Rayakan Imlek atau tahun baru China 2577, Umat Budha Merauke menggelar persembahyangan di Vihara Arya Dharma Jaya Merauke. Pimpinan di Vihara Arya Dharma Jaya Merauke Romo Eko Purwanto seusai memimpin persembahyangan tersebut mengungkapkan, sekira pukul 06.00 WIT, umat Budha Merauke sudah mulai berdatangan melakukan persembahyangan di Vihara Arya Dharma Jaya Merauke untuk menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan juga ucapan syukur kepada leluhur atas berkah-berkah yang diberikan selama dalam setahun.
‘’Di tahun 2026 ini di Kalender Lunar memiliki tahun Kuda Api yang memiliki sifat atau makna kemandirian dan kekuatan. Disini, diharapkan dalam melaksanakan karya atau kegiatan ekonomi benar-benar penuh dengan semangat. Apa yang menjadi rencana, harus benar-benar dilaksanakan dendgan bijak,’’ katanya.
Karena itu, dirinya selaku Tokoh Agama Budha di Merauke untuk tetap saling menjaga kerukunan. ‘’Karena dengan kerukunan itu akan memperkokoh persatuan dan kesatuan,’’ jelasnya.
Romo Eko Purwanto juga menambahkan, perayaan Imlek ini tidak hanya identik dengan agama tertentu, tahun tahun baru China ini dirayakan oleh seluruh orang China atau Thionghoa di Indonesia dengan menyampaikan rasa syukur dan kegembiraan serta rencana-rencana kedepannya melalui rumah ibadah masing-masing.
‘’Tentunya, bagi yang beragama Budha menggelar doa atau persembahyangan di rumah badah mereka yaitu di Vihara,’’ tandasnya.
Selain persembahyangan di Vihara tersebut juga ditampilkan atraksi Barong Sai dari Pemuda-Pemuda Thionghoa yang ada di Merauke dari Gui Zu Lion Dance, dimana umat Budha yang hadir memberikan angpao kepada para pemain Barng Sai yang sedang beratraksi tersebut.
MERAUKE– Rayakan Imlek atau tahun baru China 2577, Umat Budha Merauke menggelar persembahyangan di Vihara Arya Dharma Jaya Merauke. Pimpinan di Vihara Arya Dharma Jaya Merauke Romo Eko Purwanto seusai memimpin persembahyangan tersebut mengungkapkan, sekira pukul 06.00 WIT, umat Budha Merauke sudah mulai berdatangan melakukan persembahyangan di Vihara Arya Dharma Jaya Merauke untuk menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan juga ucapan syukur kepada leluhur atas berkah-berkah yang diberikan selama dalam setahun.
‘’Di tahun 2026 ini di Kalender Lunar memiliki tahun Kuda Api yang memiliki sifat atau makna kemandirian dan kekuatan. Disini, diharapkan dalam melaksanakan karya atau kegiatan ekonomi benar-benar penuh dengan semangat. Apa yang menjadi rencana, harus benar-benar dilaksanakan dendgan bijak,’’ katanya.
Karena itu, dirinya selaku Tokoh Agama Budha di Merauke untuk tetap saling menjaga kerukunan. ‘’Karena dengan kerukunan itu akan memperkokoh persatuan dan kesatuan,’’ jelasnya.
Romo Eko Purwanto juga menambahkan, perayaan Imlek ini tidak hanya identik dengan agama tertentu, tahun tahun baru China ini dirayakan oleh seluruh orang China atau Thionghoa di Indonesia dengan menyampaikan rasa syukur dan kegembiraan serta rencana-rencana kedepannya melalui rumah ibadah masing-masing.
‘’Tentunya, bagi yang beragama Budha menggelar doa atau persembahyangan di rumah badah mereka yaitu di Vihara,’’ tandasnya.
Selain persembahyangan di Vihara tersebut juga ditampilkan atraksi Barong Sai dari Pemuda-Pemuda Thionghoa yang ada di Merauke dari Gui Zu Lion Dance, dimana umat Budha yang hadir memberikan angpao kepada para pemain Barng Sai yang sedang beratraksi tersebut.