MERAUKE- Kendati ada kekuatiran stok tabung gas di Merauke menipis namun dari hasil pemantauan kepolisian Resor Merauke di lapangan, stok ketersediaan tabung gas elpiji tersebut dinilai masih aman.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugrah Sari Dharmawan, mengungkapkan, dari pemantauan lapangan yang dilakukan pihaknya stok tabung gas LPG di Merauke untuk saat ini masih aman.
‘’Dari hasil pengecekan dan pemantauan yang dilakukan Tim gabungan kemarin, stok ketersediaan tabung gas LPG tersebut masih aman,’’ kata Kasat Reskrim AKP Anugrah Sari Dharmawan.
Pihaknya, kata Kasat Anugrah Sari Dharmawan, pihaknya terus memantau stok ketersediaan dan harga tabung LPG tersebut naik yang ukuran 5,5 kg, 12 kg dan 50 kg.
Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Papua Selatan-Pegunungan Andrew Ricky Tambunan, saat melakukan rapat dengan gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengakui menipisnya stok tabung gas LPG di Merauke sejak Maret 2026. Dimana sebelumnya, para distributor dapat memasukan 2-4 kontainer dalam sebulan, namun saat ini hanya bisa 1 kontainer.
Berkurangnya stok tabung gas LPG tersebut pertama disebabkan para distributor kekurangan container kosong dan kedua karena adanya pengurangan kuota dari Pertamina di Surabaya sebesar 25 persen.
MERAUKE- Kendati ada kekuatiran stok tabung gas di Merauke menipis namun dari hasil pemantauan kepolisian Resor Merauke di lapangan, stok ketersediaan tabung gas elpiji tersebut dinilai masih aman.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugrah Sari Dharmawan, mengungkapkan, dari pemantauan lapangan yang dilakukan pihaknya stok tabung gas LPG di Merauke untuk saat ini masih aman.
‘’Dari hasil pengecekan dan pemantauan yang dilakukan Tim gabungan kemarin, stok ketersediaan tabung gas LPG tersebut masih aman,’’ kata Kasat Reskrim AKP Anugrah Sari Dharmawan.
Pihaknya, kata Kasat Anugrah Sari Dharmawan, pihaknya terus memantau stok ketersediaan dan harga tabung LPG tersebut naik yang ukuran 5,5 kg, 12 kg dan 50 kg.
Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Papua Selatan-Pegunungan Andrew Ricky Tambunan, saat melakukan rapat dengan gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengakui menipisnya stok tabung gas LPG di Merauke sejak Maret 2026. Dimana sebelumnya, para distributor dapat memasukan 2-4 kontainer dalam sebulan, namun saat ini hanya bisa 1 kontainer.
Berkurangnya stok tabung gas LPG tersebut pertama disebabkan para distributor kekurangan container kosong dan kedua karena adanya pengurangan kuota dari Pertamina di Surabaya sebesar 25 persen.