MERAUKE- Terkait krisis atau kekurangan guru yang dialami oleh Pemerintah Kabupaten Merauke, Pemerintah Kabupaten Merauke mengajukan formasi khusus guru ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’ kata Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze sehubungan dengan krisis guru yang sednag dialami akibat banyaknya yang pensiun maupun karena berhalangan tetap karena meninggal dunia.
Bupati Yoseph Bladib Gebze berharap, permintaan formasi CPNS guru tersebut bisa diakomodir pusat guna mengatasi kekurangan guru yang sedang dialami tersebut.
Namun begitu, lanjutnya, untuk sementara dalam mengatasi kekurangan yang terjadi tersebut pihaknya mengangkat tenaga guru kontrak yang dibiayai dari dana Otsus. Karena sumbernya dari dana Otsus sehingga, guru-guru kontrak tersebut ditempatkan di sekolah-sekolah yang mayoritas orang asli Papua yang selama ini mengalami kekurangan guru.
‘’Selain itu, kita juga menata para PPPK yang ada di Merauke, nanti kita sesuaikan dengan aturan, apakah guru PPPK yang terjadi penumpukan di satu sekolah bisa dipindahkan. Nanti kita lihat aturannya. Mudah-mudahan bisa dilakukan,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
MERAUKE- Terkait krisis atau kekurangan guru yang dialami oleh Pemerintah Kabupaten Merauke, Pemerintah Kabupaten Merauke mengajukan formasi khusus guru ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’ kata Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze sehubungan dengan krisis guru yang sednag dialami akibat banyaknya yang pensiun maupun karena berhalangan tetap karena meninggal dunia.
Bupati Yoseph Bladib Gebze berharap, permintaan formasi CPNS guru tersebut bisa diakomodir pusat guna mengatasi kekurangan guru yang sedang dialami tersebut.
Namun begitu, lanjutnya, untuk sementara dalam mengatasi kekurangan yang terjadi tersebut pihaknya mengangkat tenaga guru kontrak yang dibiayai dari dana Otsus. Karena sumbernya dari dana Otsus sehingga, guru-guru kontrak tersebut ditempatkan di sekolah-sekolah yang mayoritas orang asli Papua yang selama ini mengalami kekurangan guru.
‘’Selain itu, kita juga menata para PPPK yang ada di Merauke, nanti kita sesuaikan dengan aturan, apakah guru PPPK yang terjadi penumpukan di satu sekolah bisa dipindahkan. Nanti kita lihat aturannya. Mudah-mudahan bisa dilakukan,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q