MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papuya Selatan telah melakukan seleksi terhadap pasukan pengibar bendera (Paskibra) tingkat provinsi dan nasional. Seleksi dilakukan bagi pelajar SMA-SMK yang telah memenuhi persyaratan dan kriteria.
Sekretaris Badan Kesbangpol Papua Selatan Radi Suyoto ditemui media ini di ruang kerjanya di Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke mengungkapkan, sebanyak 56 orang telah dipilih dan ditetapkan sebagai Paskibra. Dimana 54 orang merupakan Paskibra tingkat provinsi sedangkan 2 orang lainnya lolos sebagai Paskibra Nasional .
Menurut dia, total siswa yang mendaftar secara online sebanyak 95 orang yang terdiri dari Kabupaten Merauke sebantak 71 orang, Kabupaten Asmat sebanyak 8 orang, Kabupaten Mappi 8 orang, dan Kabupaten Boven Digoel sebanyak 8 orang. Namun yang datang melakukan seleksi sebanyak 74 orang dan dinyatakan lulus sebanyak 56 orang yang terdiri dari Kabupaten Merauke sebanyak 37 orangf, Kabupaten Boven Dogoel 7 orang, Mappi 4 orang dan Kabupaten Asmat 8.
Mereka yang dinyatakan lolos seleksi tersebut, lanjut Radi Suyoto, tinggal menunggu latihan yang dijadwalkan akan berlangsung selama 21 hari. ‘’Untuk tahun ini, giliran yang akan melakukan pelatihan Paskibra adalah dari Korem 174/ATW,’’ terangnya.
Radi Suyoto juga menjelaskan, untuk pelaksanasan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut masih tetap dilaksanakan di Stadion Olahraga Katalpal Merauke. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papuya Selatan telah melakukan seleksi terhadap pasukan pengibar bendera (Paskibra) tingkat provinsi dan nasional. Seleksi dilakukan bagi pelajar SMA-SMK yang telah memenuhi persyaratan dan kriteria.
Sekretaris Badan Kesbangpol Papua Selatan Radi Suyoto ditemui media ini di ruang kerjanya di Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke mengungkapkan, sebanyak 56 orang telah dipilih dan ditetapkan sebagai Paskibra. Dimana 54 orang merupakan Paskibra tingkat provinsi sedangkan 2 orang lainnya lolos sebagai Paskibra Nasional .
Menurut dia, total siswa yang mendaftar secara online sebanyak 95 orang yang terdiri dari Kabupaten Merauke sebantak 71 orang, Kabupaten Asmat sebanyak 8 orang, Kabupaten Mappi 8 orang, dan Kabupaten Boven Digoel sebanyak 8 orang. Namun yang datang melakukan seleksi sebanyak 74 orang dan dinyatakan lulus sebanyak 56 orang yang terdiri dari Kabupaten Merauke sebanyak 37 orangf, Kabupaten Boven Dogoel 7 orang, Mappi 4 orang dan Kabupaten Asmat 8.
Mereka yang dinyatakan lolos seleksi tersebut, lanjut Radi Suyoto, tinggal menunggu latihan yang dijadwalkan akan berlangsung selama 21 hari. ‘’Untuk tahun ini, giliran yang akan melakukan pelatihan Paskibra adalah dari Korem 174/ATW,’’ terangnya.
Radi Suyoto juga menjelaskan, untuk pelaksanasan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut masih tetap dilaksanakan di Stadion Olahraga Katalpal Merauke. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q