Kemudian insentif tokoh adat dibayarkan kepada kepala suku, ondoafi, dan ketua keret di seluruh Kabupaten Keerom senilai Rp 1,2 miliar.
Bupati Gusbager menjelaskan penyaluran insentif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat Keerom merasakan hasil-hasil pembangunan dan pelayanan.
Dirinya juga menuturkan tanpa gereja, adat, dan agama, pemerintah tidak mungkin dapat mewujudkan visi besar perubahan, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan, dan transformasi Kabupaten Keerom.
“Mari dalam semangat Natal memupuk toleransi, memupuk kebersamaan, menjaga Kabupaten Keerom tetap aman dan damai. Selamat menyongsong Natal, selamat merayakan masa adven, Tuhan Yesus memberkati,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kemudian insentif tokoh adat dibayarkan kepada kepala suku, ondoafi, dan ketua keret di seluruh Kabupaten Keerom senilai Rp 1,2 miliar.
Bupati Gusbager menjelaskan penyaluran insentif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat Keerom merasakan hasil-hasil pembangunan dan pelayanan.
Dirinya juga menuturkan tanpa gereja, adat, dan agama, pemerintah tidak mungkin dapat mewujudkan visi besar perubahan, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan, dan transformasi Kabupaten Keerom.
“Mari dalam semangat Natal memupuk toleransi, memupuk kebersamaan, menjaga Kabupaten Keerom tetap aman dan damai. Selamat menyongsong Natal, selamat merayakan masa adven, Tuhan Yesus memberkati,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos