Monday, January 19, 2026
22.3 C
Jayapura

Polairud Waropen Evakuasi 9 Korban Boat Terbalik di Perairan Saireri

WAROPEN – Satuan Polairud Polres Waropen berhasil menyelamatkan sembilan orang korban kecelakaan laut di perairan Saireri, pesisir Kampung Raiwuto, Selasa (13/01).

Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah dihantam angin kencang dan gelombang tinggi sekitar pukul 05.45 WIT. Seluruh penumpang dinyatakan selamat setelah tim evakuasi bergerak cepat ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga.

Laporan awal diterima dari Rudy Wairara yang melihat kapal terbalik di sekitar Tanjung 14 Laut Saireri saat sedang melintas. Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak memimpin langsung operasi penyelamatan pada pukul 08.30 WIT guna memastikan seluruh korban yang sempat terdampar di pesisir pantai mendapatkan penanganan kesehatan awal. Sembilan korban yang berhasil dievakuasi di antaranya Oto Eldrin Jitmau, Anita Erari, hingga Hanok Sikowai.

Baca Juga :  Polisi Sebut YA Tewas Karena Kecelakaan

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp128 juta rupiah. Kerugian tersebut meliputi unit speed boat, dua mesin tempel, satu sepeda motor, laptop, serta uang tunai milik penumpang. Saat ini, bangkai kapal dan mesin belum dapat diangkat dari lokasi kejadian karena keterbatasan peralatan di lapangan.

WAROPEN – Satuan Polairud Polres Waropen berhasil menyelamatkan sembilan orang korban kecelakaan laut di perairan Saireri, pesisir Kampung Raiwuto, Selasa (13/01).

Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah dihantam angin kencang dan gelombang tinggi sekitar pukul 05.45 WIT. Seluruh penumpang dinyatakan selamat setelah tim evakuasi bergerak cepat ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga.

Laporan awal diterima dari Rudy Wairara yang melihat kapal terbalik di sekitar Tanjung 14 Laut Saireri saat sedang melintas. Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak memimpin langsung operasi penyelamatan pada pukul 08.30 WIT guna memastikan seluruh korban yang sempat terdampar di pesisir pantai mendapatkan penanganan kesehatan awal. Sembilan korban yang berhasil dievakuasi di antaranya Oto Eldrin Jitmau, Anita Erari, hingga Hanok Sikowai.

Baca Juga :  664 Personel Gabungan Amankan 1 Desember dan Kunker Menkopolhukam

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp128 juta rupiah. Kerugian tersebut meliputi unit speed boat, dua mesin tempel, satu sepeda motor, laptop, serta uang tunai milik penumpang. Saat ini, bangkai kapal dan mesin belum dapat diangkat dari lokasi kejadian karena keterbatasan peralatan di lapangan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya