Kaget Saat Lukisan Baru 50 Persen, Rhoma Irama Langsung Datang

Bagi Aris, momen tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Ada rasa sedang menyaksikan sejarah yang ditulis perlahan di atas kanvas. “Itu pengalaman yang mungkin baru akan terasa nilainya puluhan tahun ke depan,” ungkapnya. Kini, karya itu telah melampaui ruang asalnya. Dikenal luas, dikenang, bahkan menjadi referensi visual bagi banyak orang. Sementara pelukisnya tetap sederhana. “Wis ngelukis ae apa yang saya rasakan,” kata Badrie. (hn)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Kader Malaria Kampung Yoka Minta Dibekali Obat

Bagi Aris, momen tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Ada rasa sedang menyaksikan sejarah yang ditulis perlahan di atas kanvas. “Itu pengalaman yang mungkin baru akan terasa nilainya puluhan tahun ke depan,” ungkapnya. Kini, karya itu telah melampaui ruang asalnya. Dikenal luas, dikenang, bahkan menjadi referensi visual bagi banyak orang. Sementara pelukisnya tetap sederhana. “Wis ngelukis ae apa yang saya rasakan,” kata Badrie. (hn)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Kebiasaan Judi Sejak Lajang Susah Hilang, Ditambah Godaan Wanita Lain

Berita Terbaru

Artikel Lainnya