Thursday, March 26, 2026
26.9 C
Jayapura

Syukuri Nikmat, Tetapi Jangan Berlebihan Rayakan Lebaran

Dari Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Sejumlah Lokasi di Kota Jayapura

Sesuai keputusan pemerintah, umat muslim di Kota Jayapura menggelar Salat Idul Fitri di sejumlah lokasi terbuka, pada Sabtu (21/3). Diantaranya di Halaman Kantor Gubernur Papua di Dok II, yang diikuti Gubernur Papua Matius D Fakhiri dan Kantor Dinas Otonom di Kotaraja.

Laporan: Karolus Daot & Jimianus Karlodi_Jayapura

Setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, umat muslim menggelar Salat Idul Fitri di sejumlah tempat yang selama ini sering dijadikan pusat kegiatan Salat Idul Fitri. Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri bersama keluarga terlihat melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama ribuan jemaah di halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Sabtu (21/3).

Baca Juga :  Dua Hari Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi Lokal Rp140.000 Per Kg

Pelaksanaan Shalat Ide di sini, berlangsung khusyuk dengan imam Ustadz Muhammad Rum Rumadan, sementara khutbah disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Muhammad Abdul Mukti.

Usai pelaksanaan salat, Gubernur Fakhiri menyampaikan pesan kepada seluruh umat Muslim di Papua agar terus menjaga toleransi antar umat beragama yang selama ini telah terjalin dengan baik.

“Hari ini kita saling bersalam-salaman dengan sesama umat Muslim, dan kita juga membuka pintu untuk saudara-saudara kita lainnya di Papua. Mari kita jaga kedamaian ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur tanpa berlebihan, serta menjaga nilai-nilai yang telah dibangun selama bulan Ramadan.

Baca Juga :  Berangkat ke Sekolah dengan Perut Lapar Juga Dilema

“Kita boleh merayakan, tetapi jangan berlebihan. Yang terpenting adalah mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT setelah kita menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Papua, Fakhiri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang telah menjaga suasana toleransi selama bulan Ramadan.

“Saya mewakili umat Muslim di Papua mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dalam menjaga toleransi. Ini menjadi contoh baik bagi daerah lain di Indonesia,” katanya.

Dari Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Sejumlah Lokasi di Kota Jayapura

Sesuai keputusan pemerintah, umat muslim di Kota Jayapura menggelar Salat Idul Fitri di sejumlah lokasi terbuka, pada Sabtu (21/3). Diantaranya di Halaman Kantor Gubernur Papua di Dok II, yang diikuti Gubernur Papua Matius D Fakhiri dan Kantor Dinas Otonom di Kotaraja.

Laporan: Karolus Daot & Jimianus Karlodi_Jayapura

Setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, umat muslim menggelar Salat Idul Fitri di sejumlah tempat yang selama ini sering dijadikan pusat kegiatan Salat Idul Fitri. Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri bersama keluarga terlihat melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama ribuan jemaah di halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Sabtu (21/3).

Baca Juga :  Megawati Nambah Tiga Kali, Dibungkus Daun Simpur supaya Aroma Khas Keluar

Pelaksanaan Shalat Ide di sini, berlangsung khusyuk dengan imam Ustadz Muhammad Rum Rumadan, sementara khutbah disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Muhammad Abdul Mukti.

Usai pelaksanaan salat, Gubernur Fakhiri menyampaikan pesan kepada seluruh umat Muslim di Papua agar terus menjaga toleransi antar umat beragama yang selama ini telah terjalin dengan baik.

“Hari ini kita saling bersalam-salaman dengan sesama umat Muslim, dan kita juga membuka pintu untuk saudara-saudara kita lainnya di Papua. Mari kita jaga kedamaian ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur tanpa berlebihan, serta menjaga nilai-nilai yang telah dibangun selama bulan Ramadan.

Baca Juga :  Keluarga Nur Aulya Diminta Terbuka

“Kita boleh merayakan, tetapi jangan berlebihan. Yang terpenting adalah mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT setelah kita menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Papua, Fakhiri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua yang telah menjaga suasana toleransi selama bulan Ramadan.

“Saya mewakili umat Muslim di Papua mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dalam menjaga toleransi. Ini menjadi contoh baik bagi daerah lain di Indonesia,” katanya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/