Salat Idul Fitri di Jayawijaya Digelar di 21 Tempat

WAMENA– Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, digelar pada 21 titik lokasi atau tempat yang tersebar di dalam kota hingga wilayah pinggiran Wamena.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Jayawijaya, Teguh Priyantoro, mengaku jika seluruh persiapan telah dilakukan sebelum pelaksanaan, termasuk koordinasi lintas pihak guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan tertib.

“Untuk Salat Ied di dalam kota dan sekitarnya akan dilaksanakan di 11 titik, sedangkan 10 titik lainnya berada di daerah pinggiran, termasuk di beberapa perkampungan Islam yang ada di Kabupaten Jayawijaya,”ungkapnya di Wamena Sabtu (21/3).

Menurutnya, PHBI juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait perizinan, pengamanan, serta rekayasa lalu lintas di sejumlah lokasi ibadah, khususnya di area Kota Wamena dalam rangka pengamanan agar pelaksanaan tetap bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Kehilangan Roda Dua, Masyarakat Dipersilakan Datang ke Polres Jayawijaya

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait izin keramaian, pengamanan, serta pengaturan arus kendaraan di beberapa titik pelaksanaan salat Id di dalam kota,” jelas Teguh

Kata Teguh, PHBI Jayawijaya turut menindaklanjuti surat edaran Bupati terkait penyelenggaraan ibadah Hari Raya Idul Fitri dengan melakukan koordinasi bersama pengurus masjid dan musala di wilayah itu. Dalam surat edaran Bupati Jayawijaya Nomor: 100.3.4.2/1013/BUP, ditegaskan bahwa materi khutbah Idul Fitri harus mengedepankan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, toleransi, serta persatuan dan kesatuan bangsa.

”Khutbah juga diimbau tidak mengandung muatan politik praktis, sejalan dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 9 Tahun 2023 tentang pedoman ceramah keagamaan,” Kata Ketua PHBI Jayawijaya.

Baca Juga :  Pasca Kerusuhan, Berdampak 3.000 Pengangguran

WAMENA– Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, digelar pada 21 titik lokasi atau tempat yang tersebar di dalam kota hingga wilayah pinggiran Wamena.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Jayawijaya, Teguh Priyantoro, mengaku jika seluruh persiapan telah dilakukan sebelum pelaksanaan, termasuk koordinasi lintas pihak guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan tertib.

“Untuk Salat Ied di dalam kota dan sekitarnya akan dilaksanakan di 11 titik, sedangkan 10 titik lainnya berada di daerah pinggiran, termasuk di beberapa perkampungan Islam yang ada di Kabupaten Jayawijaya,”ungkapnya di Wamena Sabtu (21/3).

Menurutnya, PHBI juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait perizinan, pengamanan, serta rekayasa lalu lintas di sejumlah lokasi ibadah, khususnya di area Kota Wamena dalam rangka pengamanan agar pelaksanaan tetap bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Pasca Kerusuhan, Berdampak 3.000 Pengangguran

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait izin keramaian, pengamanan, serta pengaturan arus kendaraan di beberapa titik pelaksanaan salat Id di dalam kota,” jelas Teguh

Kata Teguh, PHBI Jayawijaya turut menindaklanjuti surat edaran Bupati terkait penyelenggaraan ibadah Hari Raya Idul Fitri dengan melakukan koordinasi bersama pengurus masjid dan musala di wilayah itu. Dalam surat edaran Bupati Jayawijaya Nomor: 100.3.4.2/1013/BUP, ditegaskan bahwa materi khutbah Idul Fitri harus mengedepankan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, toleransi, serta persatuan dan kesatuan bangsa.

”Khutbah juga diimbau tidak mengandung muatan politik praktis, sejalan dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 9 Tahun 2023 tentang pedoman ceramah keagamaan,” Kata Ketua PHBI Jayawijaya.

Baca Juga :  Daya Beli Tak Ada Perubahan Signifikan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya