Sementara untuk jalur seleksi akan disesuaikan dengan ketentuan regulasi PPDB yang berlaku (Zonasi, Afirmasi, Perpindahan Tugas Orang Tua, dan Prestasi). Selain kesiapan panitia, SMAN 7 Jayapura juga didukung oleh berbagai fasilitas penunjang yang representatif untuk menyambut para siswa baru.
Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
Beberapa fasilitas dan keunggulan yang siap diakses oleh peserta didik baru antara lain: Ruang kelas yang representatif dan nyaman, Laboratorium (Sains/Komputer) dan Perpustakaan, Akses internet gratis untuk menunjang pembelajaran digital, Sarana olahraga yang memadai dan Berbagai kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) untuk pengembangan karakter dan potensi siswa.
SPMB di SMAN 7 Jayapura akan dilaksanakan serentak dengan sekolah-sekolah lain di Kota Jayapura, dengan rincian jadwal sebagai berikut: Mulai Pendaftaran: 15 Juni 2026, Penutupan Pendaftaran: 24 Juni 2026 mendatang.
Karena itu, Parjan berharap SMAN 7 Jayapura dapat terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam menitipkan pendidikan putra-putrinya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam memajukan pendidikan di tanah Papua.
“Mari bersama SMA Negeri 7 Jayapura membangun generasi muda Papua yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Sementara itu, penerimaan peserta didik baru di Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Taruna Bakti (TB) Waena dibagi ke dalam tiga tahapan penerimaan; Tahap 1, berlangsung pada, 7-17 April 2026 khusus untuk siswa beragama Katolik, Tahap II, pada 27 April – 8 Mei 2026 juga khusus untuk beragama Katholik.
Kemudian, untuk Jalur Umum tahap l, berlangsung mulai 11-22 mei, dan untuk tahap II jalur umum mulai, 8-19 Juni 2026 mendatang. “Sekarang sudah masuk gelombang kedua,” ujar Wakasek SMA YPPK Taruna Bakti, Feliks Jemahan, Jumat (12/6).