Friday, January 2, 2026
27.2 C
Jayapura

Meski Ada Keterbatasan Fisik, Jangan Panik dan Harus Sigap Hadapi Bencana

Selain itu, terlihat ada beberapa siswa memanggil teman-temannya dan para petugas dengan mengunakan bahasa isyarat. Dalam bahasa isyarat, para siswa lalu menuturkan ketakutannya ketika bencana melanda. Simulasi ini berlangsung dengan lancar meskipun terdapat beberapa hambatan kecil di tengah kegiatan. Namun dapat diatasi dengan baik oleh para petugas.

Kegiatan dengan tema membangun kapasitas sekolah melalui pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana guna mewujudkan satuan pendidikan aman bencana, kali ini dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Jayapura, Selasa (12/8).

Kepada Cenderawasih Pos usai pembukaan kegiatan, Plh Kepala BPBD Kota Jayapura, Corina A. Kawer mengatakan sosialisasi ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui dan mengindentifikasi bencana yang akan kita hadapi dalam situasi dimanapun berada.

Baca Juga :  Kekurangan Guru Mata Pelajaran Umum, Masih Butuh Dukungan Sarpras

“Hari ini (kemarin.red) kita melaksanakan sosialisasi tentang bencana, suatu kejadian yang dapat mengganggu kehidupan kita. termasuk di lingkungan sekolah. Kita semua tahu bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, tanpa memandang bulu,” ungkap Corina Kawer.

Karena itu, ia mengajak pihak sekolah terutama SLB Negeri 1 Jayapura dapat mendorong pelatihan kepada siswa didiknya tentang mitigasi bahaya bencana dan kesiapan menghadapinya.

Dengan begitu para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang jenis-jenis bencana, tetapi juga ketrampilan dalam mencegah dan mengatasi bencana. “Sebagai sekolah, kita memiliki tanggung jawab untuk memberikan Pendidikan dan pelatihan
kepada siswa siswi tentang kesiapan bencana,” ujarnya.

Karena itu, Corina mengajak semua pihak perlu memiliki rencana Kontigensi yang jelas untuk memastikan bahwa sekolah dapat tetap berfungsi dengan baik meskipun terjadi bencana.

Baca Juga :  Kampus Aktif Meneliti, Mahasiswa Diminta Buat Unicorn Baru dari Balikpapan

Selain itu, terlihat ada beberapa siswa memanggil teman-temannya dan para petugas dengan mengunakan bahasa isyarat. Dalam bahasa isyarat, para siswa lalu menuturkan ketakutannya ketika bencana melanda. Simulasi ini berlangsung dengan lancar meskipun terdapat beberapa hambatan kecil di tengah kegiatan. Namun dapat diatasi dengan baik oleh para petugas.

Kegiatan dengan tema membangun kapasitas sekolah melalui pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana guna mewujudkan satuan pendidikan aman bencana, kali ini dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Jayapura, Selasa (12/8).

Kepada Cenderawasih Pos usai pembukaan kegiatan, Plh Kepala BPBD Kota Jayapura, Corina A. Kawer mengatakan sosialisasi ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui dan mengindentifikasi bencana yang akan kita hadapi dalam situasi dimanapun berada.

Baca Juga :  Pemerintah Didesak Tak Berikan Izin Pendirian Cafe di Pinggir Laut

“Hari ini (kemarin.red) kita melaksanakan sosialisasi tentang bencana, suatu kejadian yang dapat mengganggu kehidupan kita. termasuk di lingkungan sekolah. Kita semua tahu bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, tanpa memandang bulu,” ungkap Corina Kawer.

Karena itu, ia mengajak pihak sekolah terutama SLB Negeri 1 Jayapura dapat mendorong pelatihan kepada siswa didiknya tentang mitigasi bahaya bencana dan kesiapan menghadapinya.

Dengan begitu para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang jenis-jenis bencana, tetapi juga ketrampilan dalam mencegah dan mengatasi bencana. “Sebagai sekolah, kita memiliki tanggung jawab untuk memberikan Pendidikan dan pelatihan
kepada siswa siswi tentang kesiapan bencana,” ujarnya.

Karena itu, Corina mengajak semua pihak perlu memiliki rencana Kontigensi yang jelas untuk memastikan bahwa sekolah dapat tetap berfungsi dengan baik meskipun terjadi bencana.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Libatkan Lintas Sektor Siaga Bencana

Berita Terbaru

Artikel Lainnya