Monday, December 1, 2025
25.9 C
Jayapura

Ada 21 Komoditas yang Bisa Dihilirisasi, Namun Belum Dimaksimalkan

Yang Terungkap dari Hasil Seminar Hilirisasi dan Ketahanan Energi di Jayapura

Universitas Cenderawasih (Uncen) kembali menunjukkan kiprahnya sebagai kampus unggul di Papua yang peduli terhadap isu strategis nasional. Salah satunya menyangkut masalah hilirisasi dan ketahanan energi.

Laporan: Jimianus Karlodi-Jayapura

Kepedulian Uncen ini ditunjukkan ketika bekerja sama dengan Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional (PHKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Republik Indonesia dengan melaksanakan kegiatan bertajuk ‘seminar Hilirisasi dan Ketahanan Energi’ di Horison Hotel Kotaraja, pada Jumat (28/11).

Uncen melaksanakan seminar itu dengan tema “Strategi ketahanan energi dan hilirisasi komoditas unggulan dalam mendukung pembangunan di wilayah Papua” yang diinisiasi oleh Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional.

Baca Juga :  Panas saat Terik Matahari, Jalanan Becek dan Sepi Pengunjung Saat Hujan

Kepada Cenderawasih Pos, Wakil Rektor III Uncen Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa kegiatan tersebut penting dilakukan mengingat mengingat Papua kaya akan sumber daya alam dan mineral yang harus dikelola dengan baik.

Kehadiran mahasiswa dalam seminar tersebut dinilai penting, karena mahasiswa tidak hanya memiliki potensi dalam keilmuannya tetapi juga mempunyai peran dalam pembangunan di Papua kedepannya.

Seminar ini menegaskan peran strategis pemerintah dalam mendorong agenda hilirisasi sumber daya alam yang kini diperluas. Ia mengaku kegiatan tersebut bukan pertama kali dilakukan oleh pihaknya, jauh sebelum ini, Pasca Pemerintah presiden Jokowi Dodo Uncen rutin melakukan kegiatan yang sama.

“Papua ini penting, karena Papua ini kaya akan sumber daya alam. Dalam pemerintahan Presiden Prabowo, pembentukan Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional merupakan langkah strategis untuk menjadikan Indonesia berdaulat energi bergantung pada negara lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Robohkan “Tembok Pemisah” Pemerintah Kampung dengan Adat dan Agama

Yang Terungkap dari Hasil Seminar Hilirisasi dan Ketahanan Energi di Jayapura

Universitas Cenderawasih (Uncen) kembali menunjukkan kiprahnya sebagai kampus unggul di Papua yang peduli terhadap isu strategis nasional. Salah satunya menyangkut masalah hilirisasi dan ketahanan energi.

Laporan: Jimianus Karlodi-Jayapura

Kepedulian Uncen ini ditunjukkan ketika bekerja sama dengan Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional (PHKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Republik Indonesia dengan melaksanakan kegiatan bertajuk ‘seminar Hilirisasi dan Ketahanan Energi’ di Horison Hotel Kotaraja, pada Jumat (28/11).

Uncen melaksanakan seminar itu dengan tema “Strategi ketahanan energi dan hilirisasi komoditas unggulan dalam mendukung pembangunan di wilayah Papua” yang diinisiasi oleh Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional.

Baca Juga :  Robohkan “Tembok Pemisah” Pemerintah Kampung dengan Adat dan Agama

Kepada Cenderawasih Pos, Wakil Rektor III Uncen Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa kegiatan tersebut penting dilakukan mengingat mengingat Papua kaya akan sumber daya alam dan mineral yang harus dikelola dengan baik.

Kehadiran mahasiswa dalam seminar tersebut dinilai penting, karena mahasiswa tidak hanya memiliki potensi dalam keilmuannya tetapi juga mempunyai peran dalam pembangunan di Papua kedepannya.

Seminar ini menegaskan peran strategis pemerintah dalam mendorong agenda hilirisasi sumber daya alam yang kini diperluas. Ia mengaku kegiatan tersebut bukan pertama kali dilakukan oleh pihaknya, jauh sebelum ini, Pasca Pemerintah presiden Jokowi Dodo Uncen rutin melakukan kegiatan yang sama.

“Papua ini penting, karena Papua ini kaya akan sumber daya alam. Dalam pemerintahan Presiden Prabowo, pembentukan Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional merupakan langkah strategis untuk menjadikan Indonesia berdaulat energi bergantung pada negara lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Seleksi dan Penetapan PPD Harus Transparan
Artikel Sebelumnya

Berita Terbaru

Artikel Lainnya