Monday, April 15, 2024
26.7 C
Jayapura

Pieter Ell: Sebaiknya Wali Kota Tutup Sementara Mall Jayapura

JAYAPURA – Sejak awal Januari 2023 hingga kini, masyarakat Jayapura dihantui rasa takut akibat gempa yang masih saja terjadi. Bahkan, BMKG mencatat gempa sudah mencapai lebih dari 1.000 kali, dan yang dirasakan lebih dari 200 kali.

Dan gempa terparah terjadi pada 9 Februari 2023 dengan kekuatan Magnitudo 5,4 yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia, puluhan rumah warga rusak, termasuk gedung perkantoran, rumah sakit, tempat ibadah, cafe dan Mall Jayapura.

Berkaitan dengan kerusakan Mall Jayapura yang selalu ramai dikunjungi masyarakat, Perhimpunan Advokat Indonesi (Peradi) Jayapura minta Wali Kota Jayapura agar menutup sementara pusat perbelanjaan dan hiburan masyarakat Jayapura itu. Hal ini untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Swiss-Belhotel Tetapkan Standar Protokol Kesehatan

“Sejak gempa tanggal 9 Februari lalu, banyak gedung yang rusak. Salah satunya Mall Jayapura yang dinding bangunan di sisi kanan lantai empat terlihat rubuh dan sebagian retak,” ungkap Ketua DPC Peradi Jayapura  Pieter Ell SH kepada wartawan.

Sehingga itu, pihaknya meminta Wali Kota Jayapura untuk sementara menutup aktivitas mall. Hal ini guna menghindari korban jiwa. Karena gempa bumi yang mengguncang Jayapura ini sejak 2 januari lalu tidak dapat diprediksi kapan berakhir.

Menurut Pieter, kondisi Mall Jayapura tidak menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung.

“Kami juga akan meminta instansi teknis untuk melakukan audit struktur bangunan Mall tahan gempa,”Pungkasnya. (fia/gin)

JAYAPURA – Sejak awal Januari 2023 hingga kini, masyarakat Jayapura dihantui rasa takut akibat gempa yang masih saja terjadi. Bahkan, BMKG mencatat gempa sudah mencapai lebih dari 1.000 kali, dan yang dirasakan lebih dari 200 kali.

Dan gempa terparah terjadi pada 9 Februari 2023 dengan kekuatan Magnitudo 5,4 yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia, puluhan rumah warga rusak, termasuk gedung perkantoran, rumah sakit, tempat ibadah, cafe dan Mall Jayapura.

Berkaitan dengan kerusakan Mall Jayapura yang selalu ramai dikunjungi masyarakat, Perhimpunan Advokat Indonesi (Peradi) Jayapura minta Wali Kota Jayapura agar menutup sementara pusat perbelanjaan dan hiburan masyarakat Jayapura itu. Hal ini untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Perputaran Uang Lebih dari Rp 4,5 Triliun

“Sejak gempa tanggal 9 Februari lalu, banyak gedung yang rusak. Salah satunya Mall Jayapura yang dinding bangunan di sisi kanan lantai empat terlihat rubuh dan sebagian retak,” ungkap Ketua DPC Peradi Jayapura  Pieter Ell SH kepada wartawan.

Sehingga itu, pihaknya meminta Wali Kota Jayapura untuk sementara menutup aktivitas mall. Hal ini guna menghindari korban jiwa. Karena gempa bumi yang mengguncang Jayapura ini sejak 2 januari lalu tidak dapat diprediksi kapan berakhir.

Menurut Pieter, kondisi Mall Jayapura tidak menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung.

“Kami juga akan meminta instansi teknis untuk melakukan audit struktur bangunan Mall tahan gempa,”Pungkasnya. (fia/gin)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya