Saturday, January 31, 2026
31.4 C
Jayapura

“Sa Kenapa Kaks?”, Tangan Ditebas Langsung Putus

MIMIKA – Sekelompok pemuda menjadi korban penyerangan brutal di Jalan Bougenville Timika, Rabu (28/1) malam. Menurut Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.25 WIT. Saat itu ada kelompok pemuda sedang nongkrong disalahsatu tempat penjualan es teh kantong di sekitaran Jalan Bougenville.

Menurut saksi, AA alias saat kejadian ia bersama sekitar enam orang rekannya sedang bersantai di depan Ruko Tiga Putra sambil minum es teh. Suasana berubah mencekam ketika empat orang pelaku datang menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung menghampiri mereka. Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dengan mengenakan jaket hoodie berwarna abu-abu sambil membawa sebilah parang.

Baca Juga :  Dua Tahun, Kasus Perceraian di Mimika Menurun

Pelaku tersebut langsung mengancam korban inisial Ezra dengan berkata, “Ko ini sudah kah?” lalu dijawab korban, “Sa kenapa kaks?” Tak berselang lama, pelaku lain ikut turun dan menghampiri korban Ujang sambil melontarkan pertanyaan bernada ancaman. Dua pelaku lainnya kemudian mendekati korban S dan memukulnya menggunakan tangan kosong di bagian bahu.

Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Namun di tengah ketakutan itu, korban FM tiba-tiba berteriak histeris sambil meminta pertolongan karena tangannya putus setelah ditebas salah satu pelaku. Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan pertolongan medis.

MIMIKA – Sekelompok pemuda menjadi korban penyerangan brutal di Jalan Bougenville Timika, Rabu (28/1) malam. Menurut Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.25 WIT. Saat itu ada kelompok pemuda sedang nongkrong disalahsatu tempat penjualan es teh kantong di sekitaran Jalan Bougenville.

Menurut saksi, AA alias saat kejadian ia bersama sekitar enam orang rekannya sedang bersantai di depan Ruko Tiga Putra sambil minum es teh. Suasana berubah mencekam ketika empat orang pelaku datang menggunakan dua unit sepeda motor dan langsung menghampiri mereka. Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dengan mengenakan jaket hoodie berwarna abu-abu sambil membawa sebilah parang.

Baca Juga :  Binmas Noken Polri Peduli Pendidikan Papua

Pelaku tersebut langsung mengancam korban inisial Ezra dengan berkata, “Ko ini sudah kah?” lalu dijawab korban, “Sa kenapa kaks?” Tak berselang lama, pelaku lain ikut turun dan menghampiri korban Ujang sambil melontarkan pertanyaan bernada ancaman. Dua pelaku lainnya kemudian mendekati korban S dan memukulnya menggunakan tangan kosong di bagian bahu.

Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, para korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Namun di tengah ketakutan itu, korban FM tiba-tiba berteriak histeris sambil meminta pertolongan karena tangannya putus setelah ditebas salah satu pelaku. Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan pertolongan medis.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya