Papua Utara Akan Genapi Tujuh Wilayah Adat

Menurutnya, pembentukan DOB membutuhkan anggaran besar, termasuk untuk tahap persiapan hingga penunjukan penjabat kepala daerah. “Saya pribadi meminta pemerintah pusat memperhatikan hal ini dan memberikan tambahan anggaran yang cukup kepada provinsi induk, sehingga seluruh proses ke depan lebih mudah,” katanya.

Dukungan serupa datang dari Fraksi Partai NasDem DPRP. Fraksi ini mendorong agar aspirasi pembentukan Provinsi Papua Utara dibahas di tingkat legislatif. Dorongan itu disampaikan dalam rapat paripurna pandangan fraksi di Gedung DPRP, Jayapura, Senin (28/9). Pandangan fraksi dibacakan anggota Fraksi NasDem, Cintiya Ruliani Talantan. Ia menyebut fraksinya meminta sidang DPRP dan Gubernur Papua menindaklanjuti aspirasi masyarakat serta Dewan Adat Saireri terkait usulan DOB tersebut.

Baca Juga :  TC Belum Jalan, KONI Papua "Mengadu" ke DPRP

“Aspirasi tersebut perlu dikaji dan dibahas melalui mekanisme yang berlaku. Ini menjadi dasar bagi DPR Papua dan pemerintah daerah dalam mengambil sikap, termasuk pemberian persetujuan terhadap usulan pemekaran,” pungkas Cintiya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Menurutnya, pembentukan DOB membutuhkan anggaran besar, termasuk untuk tahap persiapan hingga penunjukan penjabat kepala daerah. “Saya pribadi meminta pemerintah pusat memperhatikan hal ini dan memberikan tambahan anggaran yang cukup kepada provinsi induk, sehingga seluruh proses ke depan lebih mudah,” katanya.

Dukungan serupa datang dari Fraksi Partai NasDem DPRP. Fraksi ini mendorong agar aspirasi pembentukan Provinsi Papua Utara dibahas di tingkat legislatif. Dorongan itu disampaikan dalam rapat paripurna pandangan fraksi di Gedung DPRP, Jayapura, Senin (28/9). Pandangan fraksi dibacakan anggota Fraksi NasDem, Cintiya Ruliani Talantan. Ia menyebut fraksinya meminta sidang DPRP dan Gubernur Papua menindaklanjuti aspirasi masyarakat serta Dewan Adat Saireri terkait usulan DOB tersebut.

Baca Juga :  Setelah Yahukimo, Giliran KKB Puncak yang Memanas

“Aspirasi tersebut perlu dikaji dan dibahas melalui mekanisme yang berlaku. Ini menjadi dasar bagi DPR Papua dan pemerintah daerah dalam mengambil sikap, termasuk pemberian persetujuan terhadap usulan pemekaran,” pungkas Cintiya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya