Wednesday, January 14, 2026
27.7 C
Jayapura

Orang Papua yang Jadi Mata-mata juga Akan “Dibersihkan”

Dicurigai Intel, TPNPB Aniaya Seorang Wanita Hingga Tewas

JAYAPURA  Nasib malang dialami seorang wanita bernama Michelle Kurisi. Ia dicurigai oleh TPN PB sebagai  bagian dari intelejend dan akhirnya dijadikan target kemudian dianiaya hingga akhirnya tewas. Pembunuhan ini dilakukan pada hari Selasa (29/8) dan dianggap sebagai peringatan keras kepada orang asli Papua lain yang menjadi agen TNI polri di Papua.

  TPNPB kata juru bicaranya, Sebby Sembom menyatakan akan mengikuti setiap langkah bagi orang asli Papua yang menjadi spionase atau mata – mata bagi TNI polri.

  “Pasukan TPNPB Batalyon Egisu Kodap III Ndugama telah membunuh satu anggota Intel Indonesia atas nama Michelle Kurisi Ndoga di Kimbim, Kabupaten Jayawijaya, Papua,” beber Sebby.

Baca Juga :  Defile dan Parade Budaya Nusantara Turut Memeriakan STC Papua 2023

Dikatakan pembunuhan tersebut dilakukan setelah korban diinterogasi terkait tujuannya saat  dalam perjalan menuju ke Kuyawage dan ternyata untuk mengambil data pengungsi perang Nduga.

Sebby menuding jika negara menggunakan Michelle Kurisi  mengambil data dan lakukan pemetaan di basis TPNPB  di seluruh Papua. Namun intelijen TPNPB mempunyai data dan mengikuti perjalanan ibu Michelle dan setelah mengambil data di Keneyam, Nduga, disitulah ia dieksekusi.

“Data yang dimiliki dia salah satunya  intelejen  dan kami melihat dia juga berfoto dengan beberapa pimpinan Papua  sehingga ia menjadi incaran,” jelas Sebby.

Secara tegas dikatakan bahwa orang Papua yang menjadi mata-mata juga akan dibersihkan. “Kami tidak akan pilah-pilah mau dia laki-lakikah perempuankah siapapun yang sudah ada nama-nama ini akan kami bunuh,” ancamnya. (ade/wen)

Baca Juga :  Ganti Pangkogabwilhan dan Pangdam di Papua

Dicurigai Intel, TPNPB Aniaya Seorang Wanita Hingga Tewas

JAYAPURA  Nasib malang dialami seorang wanita bernama Michelle Kurisi. Ia dicurigai oleh TPN PB sebagai  bagian dari intelejend dan akhirnya dijadikan target kemudian dianiaya hingga akhirnya tewas. Pembunuhan ini dilakukan pada hari Selasa (29/8) dan dianggap sebagai peringatan keras kepada orang asli Papua lain yang menjadi agen TNI polri di Papua.

  TPNPB kata juru bicaranya, Sebby Sembom menyatakan akan mengikuti setiap langkah bagi orang asli Papua yang menjadi spionase atau mata – mata bagi TNI polri.

  “Pasukan TPNPB Batalyon Egisu Kodap III Ndugama telah membunuh satu anggota Intel Indonesia atas nama Michelle Kurisi Ndoga di Kimbim, Kabupaten Jayawijaya, Papua,” beber Sebby.

Baca Juga :  Satu Pekerja Freeport Korban Longsor Grasberg Dimakamkan di Ponorogo

Dikatakan pembunuhan tersebut dilakukan setelah korban diinterogasi terkait tujuannya saat  dalam perjalan menuju ke Kuyawage dan ternyata untuk mengambil data pengungsi perang Nduga.

Sebby menuding jika negara menggunakan Michelle Kurisi  mengambil data dan lakukan pemetaan di basis TPNPB  di seluruh Papua. Namun intelijen TPNPB mempunyai data dan mengikuti perjalanan ibu Michelle dan setelah mengambil data di Keneyam, Nduga, disitulah ia dieksekusi.

“Data yang dimiliki dia salah satunya  intelejen  dan kami melihat dia juga berfoto dengan beberapa pimpinan Papua  sehingga ia menjadi incaran,” jelas Sebby.

Secara tegas dikatakan bahwa orang Papua yang menjadi mata-mata juga akan dibersihkan. “Kami tidak akan pilah-pilah mau dia laki-lakikah perempuankah siapapun yang sudah ada nama-nama ini akan kami bunuh,” ancamnya. (ade/wen)

Baca Juga :  Fasilitasi Pemulangan Pengungsi ke Wamena

Berita Terbaru

Artikel Lainnya