Sementara itu, Kepala Cabang PT Pelni Jayapura, Nurul Azhar, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat menyatakan pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut. “Siap, nanti kami kabari ya,” jawabnya. Berdasarkan informasi, perkelahian antarpenumpang yang diduga dipicu pengaruh minuman keras terjadi di Deck 7 bagian luar kapal pada Selasa (27/1) malam.
Insiden itu menewaskan seorang mahasiswa, Dony (25). Polisi telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam perkelahian tersebut. Terkait ini penyidik Polresta Jayapura Kota terus mendalami kasus tersebut.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban bernama Dony (25) meninggal dunia di atas kapal, tepatnya saat kapal masih berada di tengah laut, bukan di area pelabuhan.
“Korban meninggal bukan di pelabuhan, tetapi saat kapal masih dalam perjalanan di tengah laut. Pihak kapal kemudian menginformasikan kejadian tersebut kepada kami, sehingga saat kapal sandar di Pelabuhan Jayapura Senin malam, kami langsung merespons,” ujar Kombes Fredrickus melalui sambungan telepon, Rabu (28/1).
Ia menjelaskan, korban diduga terlibat cekcok dengan tiga orang terduga pelaku berinisial RW (20), DK (23), dan SW (18) di Dek 7 KM Gunung Dempo. Ketiganya saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Namun demikian, hingga kini penyidik belum dapat mengambil keterangan dari para terduga pelaku. Pasalnya, saat diamankan mereka dalam pengaruh minuman keras, dan sebagian mengalami luka sehingga harus menjalani perawatan medis.
Sementara itu, Kepala Cabang PT Pelni Jayapura, Nurul Azhar, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat menyatakan pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut. “Siap, nanti kami kabari ya,” jawabnya. Berdasarkan informasi, perkelahian antarpenumpang yang diduga dipicu pengaruh minuman keras terjadi di Deck 7 bagian luar kapal pada Selasa (27/1) malam.
Insiden itu menewaskan seorang mahasiswa, Dony (25). Polisi telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam perkelahian tersebut. Terkait ini penyidik Polresta Jayapura Kota terus mendalami kasus tersebut.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban bernama Dony (25) meninggal dunia di atas kapal, tepatnya saat kapal masih berada di tengah laut, bukan di area pelabuhan.
“Korban meninggal bukan di pelabuhan, tetapi saat kapal masih dalam perjalanan di tengah laut. Pihak kapal kemudian menginformasikan kejadian tersebut kepada kami, sehingga saat kapal sandar di Pelabuhan Jayapura Senin malam, kami langsung merespons,” ujar Kombes Fredrickus melalui sambungan telepon, Rabu (28/1).
Ia menjelaskan, korban diduga terlibat cekcok dengan tiga orang terduga pelaku berinisial RW (20), DK (23), dan SW (18) di Dek 7 KM Gunung Dempo. Ketiganya saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Namun demikian, hingga kini penyidik belum dapat mengambil keterangan dari para terduga pelaku. Pasalnya, saat diamankan mereka dalam pengaruh minuman keras, dan sebagian mengalami luka sehingga harus menjalani perawatan medis.