Secara terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Klas IIA Merauke Zulhamsyah Sianturi kepada wartawan membenarkan telah melakukan penahanan terhadap 4 orang yang saat ini sedang dalam pemeriksaan secara intensif.
‘’Terkait pesawat jenis Cesna dari Australia itu untuk dokumen lengkap dan membawa 4 orang,’’ kata Zulhamsyah.
Dari 4 orang tersebut, 3 warga negara asing dan 1 warga negara Indonesia. Warga negara Indonesia adalah Co-pilot dari pesawat tersebut yang sedang belajar menerbangkan pesawat bersama dengan Pilot Cesna tersebut, sedangkan 2 orang lainnya penumpang. ‘’Sementara ini pendalaman, pemeriksaan di Imigrasi terkait dengan kejadian adanya 2 penumpang gelap dalam pesawat itu,’’ kata Zulhamsyah.
Dikatakan, untuk pilot pesawat tersebut sudah diberikan izin untuk masuk dan juga orang Indonesia sudah diberikan izin. ‘’Untuk sementara, ke-4 orang itu kita tahan dalam penyelidikan Imigrasi untuk proses lebih lanjut,’’ jelasnya.
Zulhamsah mengungkapkan, untuk dua penumpang gelap di pesawat tersebut diduga DPO dari Australia.
‘Masih diduga ya,karena penyelidikan kita belum sampai ke situ. Karena kasus ini akan kita limpahkan ke Direktorat Jenderal Keimigrasi Republik Indonesia,’’ katanya.
Dikatakan, dari pemeriksaan awal yang dilakukan, satu penumpang dalam posisi bebas bersyarat sedangkan satunya telribat Narkoba. ‘’Kita masih melakukan penyelidikan lebih dalam lagi,’’ jelasnya.
Secara terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Klas IIA Merauke Zulhamsyah Sianturi kepada wartawan membenarkan telah melakukan penahanan terhadap 4 orang yang saat ini sedang dalam pemeriksaan secara intensif.
‘’Terkait pesawat jenis Cesna dari Australia itu untuk dokumen lengkap dan membawa 4 orang,’’ kata Zulhamsyah.
Dari 4 orang tersebut, 3 warga negara asing dan 1 warga negara Indonesia. Warga negara Indonesia adalah Co-pilot dari pesawat tersebut yang sedang belajar menerbangkan pesawat bersama dengan Pilot Cesna tersebut, sedangkan 2 orang lainnya penumpang. ‘’Sementara ini pendalaman, pemeriksaan di Imigrasi terkait dengan kejadian adanya 2 penumpang gelap dalam pesawat itu,’’ kata Zulhamsyah.
Dikatakan, untuk pilot pesawat tersebut sudah diberikan izin untuk masuk dan juga orang Indonesia sudah diberikan izin. ‘’Untuk sementara, ke-4 orang itu kita tahan dalam penyelidikan Imigrasi untuk proses lebih lanjut,’’ jelasnya.
Zulhamsah mengungkapkan, untuk dua penumpang gelap di pesawat tersebut diduga DPO dari Australia.
‘Masih diduga ya,karena penyelidikan kita belum sampai ke situ. Karena kasus ini akan kita limpahkan ke Direktorat Jenderal Keimigrasi Republik Indonesia,’’ katanya.
Dikatakan, dari pemeriksaan awal yang dilakukan, satu penumpang dalam posisi bebas bersyarat sedangkan satunya telribat Narkoba. ‘’Kita masih melakukan penyelidikan lebih dalam lagi,’’ jelasnya.