Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya, yang menuntut kedua terdakwa 4 bulan denda Rp 100 juta subsidair 60 hari pidana penjara. Hakim Tunggal Maulana
Karena itu, untuk pilot J. Victor Davis, JPU Kasmawati, SH, MH, menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 119 ayat (1) UU Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian Jo UU Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 56 ke-2 KUHP s
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari  pesawat Piper PA 23-250 Aztec dengan nomor registrasi VH-EQD mendarat di Merauke pada 17 November 2025 sekitra pukul 10.00 WIT. Sedangkan Zulfukar Aljubuori dan Doing
Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara tersebut. Dimana untuk pilot pesawat, satu berkas perkara tersendiri. Sementara 2 penumpang pesawat juga berkas perkara. Bahkan Majel
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam 2 tahun terakhir, dimana ratusan nelayan tersebut masih menjalani proses hukum dan penahanan di PNG maupun Aus
Pasalnya, di awal tahun 2026, dari Januari sampai pertengahan Maret 2026 ini, tercatat 11 kapal nelayan dari Indonesia lewat laut Kabupaten Merauke ditangkap oleh otoritas PNG dan Australia dengan jumlah 120 nelayan. Ini
Jumlah awak pesawat juga belum dipastikan sepenuhnya karena masih diperiksa lebih lanjut. Namun, petugas melihat ada dua orang yang terdiri dari pilot dan seorang siswa yang sedang menjalani pelatihan. Proses identifikas
Prabowo juga mengungkapkan bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan penting dalam bidang pertahanan dan keamanan yang memperkuat kemitraan strategis antarnegara tetangga. Kesepakatan itu menjadi tonggak baru bagi In
Pesawat Embraer ERJ170-100LR yang mengangkut 25 warga negara asing (WNA) ini disambut dengan antusias oleh petugas bandara dan instansi terkait. Setibanya di area kedatangan internasional, para penumpang langsung menjala
Setelah pertemuan itu, Benhur Rentandatu menjelaskan bahwa ada kerja antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia untuk menyediakan data orang asli Papua melalui pendataan langsung di semua kampung yang melibatka