Saturday, November 29, 2025
28.5 C
Jayapura

Diduga Bawa Penumpang Gelap, Pesawat Asing Diamankan

MERAUKE– Pesawat asing dengan jadwal non-schedule dari Australia mendarat di Bandara Mopah Merauke pada Senin, 17 November 2025. Pesawat tipe VA23250 Norex PHXID tersebut tiba sekitar pukul 10.33 WIT, pada saat landing diduga tidak sesuai dengan dokumen yang ada. Lanud beserta pihak-pihak terkait di bandara memastikan seluruh administrasi penerbangan seperti slot time, gendec, dan FC harus memenuhi prosedur.

Personel lanud dengan bersinergi dengan otoritas bandara untuk melakukan pemeriksaan dokumen dan kelengkapan pesawat.

“Setelah diperiksa, ternyata ada dugaan document yang tidak sesuai dan saat ini masih dalam pendalaman,” kata Letkol Pasukan Nugroho Wimbo, Kadisops Lanud J.A. Dimara Merauke mewakali Danlanud Johanes Abraham Dimara kepada wartawan, Kamis (27/11). Ia menegaskan bahwa temuan tersebut belum dapat disimpulkan karena proses masih berlangsung.

Baca Juga :  Bupati Mamberamo Tengah Nonaktif Disidangkan Pekan Depan

Jumlah awak pesawat juga belum dipastikan sepenuhnya karena masih diperiksa lebih lanjut. Namun, petugas melihat ada dua orang yang terdiri dari pilot dan seorang siswa yang sedang menjalani pelatihan. Proses identifikasi masih dilakukan oleh tim terkait. Pemeriksaan mendalam masih dilakukan untuk memastikan tidak ada suatu pelanggaran

Hingga kini, pesawat diamankan sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan. Proses investigasi dipastikan membutuhkan waktu karena harus melalui prosedur panjang dan melibatkan pihak terkait dari Indonesia maupun Australia.

MERAUKE– Pesawat asing dengan jadwal non-schedule dari Australia mendarat di Bandara Mopah Merauke pada Senin, 17 November 2025. Pesawat tipe VA23250 Norex PHXID tersebut tiba sekitar pukul 10.33 WIT, pada saat landing diduga tidak sesuai dengan dokumen yang ada. Lanud beserta pihak-pihak terkait di bandara memastikan seluruh administrasi penerbangan seperti slot time, gendec, dan FC harus memenuhi prosedur.

Personel lanud dengan bersinergi dengan otoritas bandara untuk melakukan pemeriksaan dokumen dan kelengkapan pesawat.

“Setelah diperiksa, ternyata ada dugaan document yang tidak sesuai dan saat ini masih dalam pendalaman,” kata Letkol Pasukan Nugroho Wimbo, Kadisops Lanud J.A. Dimara Merauke mewakali Danlanud Johanes Abraham Dimara kepada wartawan, Kamis (27/11). Ia menegaskan bahwa temuan tersebut belum dapat disimpulkan karena proses masih berlangsung.

Baca Juga :  Meski di Prapradilankan, Sidang Perdana Plt Bupati Mimika Segera Digelar

Jumlah awak pesawat juga belum dipastikan sepenuhnya karena masih diperiksa lebih lanjut. Namun, petugas melihat ada dua orang yang terdiri dari pilot dan seorang siswa yang sedang menjalani pelatihan. Proses identifikasi masih dilakukan oleh tim terkait. Pemeriksaan mendalam masih dilakukan untuk memastikan tidak ada suatu pelanggaran

Hingga kini, pesawat diamankan sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan. Proses investigasi dipastikan membutuhkan waktu karena harus melalui prosedur panjang dan melibatkan pihak terkait dari Indonesia maupun Australia.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya