alexametrics
23.7 C
Jayapura
Thursday, June 9, 2022

Diduga Persoalan Ulayat, Sekda Dibacok Warga

SENTANI-Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Elias N. Bakay dilaporkan dianiaya oleh oknum masyarakatr pemilik ulayat di Kampung Muara Tor, Distrik Sen, Kabupaten Sarmi, Jumat (27/5).

Informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos menyebutkan, Sekda  Elias N. Bakay dibacok oknum warga di salah satu lengannya.

Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Sarmi, Mustafa Arnold Muzakkar, SE., yang dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan adanya dugaan pengeaniayaan yang menimpa Sekda Sarmi. Meskipun demikian Muzakkar belum bisa memastikan kronologi pembacokan tersebut.

“Saya sekarang ada di Jakarta lagi menghadiri pelantikan Panjebat Bupati Sarmi.  Saya juga menerima laporan dari masyarakat yang juga keluarga di sana bahwa terjadi pembacokan terhadap Plt. Sekda Sarmi. Kabarnya dibacok di lengannya,” ungkap politisi Partai NasDem ini saat dihubungi via telepon seluelernya, Jumat (27/5) malam.

Baca Juga :  Terus Pertahankan Opini WTP dari LHP BPK RI!

Dia mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh dari laporan masyarakat,  pembacokan itu terjadi pada saat Sekda Elias N. Bakay, mendatangi tempat kejadian perkara, di  Kampung Muara Tor, Distrik Sen, Kabupaten Sarmi. Kehadiran Sekad untuk menemui masyarakat yang pada saat itu melakukan pemalangan  jalan. Kendati demikian pihaknya juga belum memastikan bagaimana kondisi terbaru dari Sekda Sarmi. Namun berdasarkan informasi juga yang diterimanya, sejauh ini sudah dilakukan penanganan oleh tim medis.

“Beliau ini bertanggung jawab karena sedang menjalankan tugas.  Apalagi saat ini tidak ada bupati sehingga pejabat sementara pengganti penjabat bupati itu adalah Sekda sendiri,” jelasnya.

Selaku wakil rakyat, dia berharap masyarakat agar bisa menahan diri sehingga persoalan ini tidak melebar. Pihaknya juga tetap menaruh harapan penuh kepada aparat kepolisian di Sarmi supaya mengusut persoalan ini supaya situasi Kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Sarmi bisa kembali tentram.

Baca Juga :  Pencungkil Mata Tukang Ojek Belum Tertangkap 

“Tadi melalui telepon saya juga sudah ajak masyarakat dari kedua belah pihak supaya menahan diri. Supaya masalah ini tidak melebar.  Kita percayakan kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan persoalan ini,” tutupnya. (roy/nat)

SENTANI-Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Elias N. Bakay dilaporkan dianiaya oleh oknum masyarakatr pemilik ulayat di Kampung Muara Tor, Distrik Sen, Kabupaten Sarmi, Jumat (27/5).

Informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos menyebutkan, Sekda  Elias N. Bakay dibacok oknum warga di salah satu lengannya.

Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Sarmi, Mustafa Arnold Muzakkar, SE., yang dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan adanya dugaan pengeaniayaan yang menimpa Sekda Sarmi. Meskipun demikian Muzakkar belum bisa memastikan kronologi pembacokan tersebut.

“Saya sekarang ada di Jakarta lagi menghadiri pelantikan Panjebat Bupati Sarmi.  Saya juga menerima laporan dari masyarakat yang juga keluarga di sana bahwa terjadi pembacokan terhadap Plt. Sekda Sarmi. Kabarnya dibacok di lengannya,” ungkap politisi Partai NasDem ini saat dihubungi via telepon seluelernya, Jumat (27/5) malam.

Baca Juga :  Jangan Ada yang Buat Gerakan Tambahan!

Dia mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh dari laporan masyarakat,  pembacokan itu terjadi pada saat Sekda Elias N. Bakay, mendatangi tempat kejadian perkara, di  Kampung Muara Tor, Distrik Sen, Kabupaten Sarmi. Kehadiran Sekad untuk menemui masyarakat yang pada saat itu melakukan pemalangan  jalan. Kendati demikian pihaknya juga belum memastikan bagaimana kondisi terbaru dari Sekda Sarmi. Namun berdasarkan informasi juga yang diterimanya, sejauh ini sudah dilakukan penanganan oleh tim medis.

“Beliau ini bertanggung jawab karena sedang menjalankan tugas.  Apalagi saat ini tidak ada bupati sehingga pejabat sementara pengganti penjabat bupati itu adalah Sekda sendiri,” jelasnya.

Selaku wakil rakyat, dia berharap masyarakat agar bisa menahan diri sehingga persoalan ini tidak melebar. Pihaknya juga tetap menaruh harapan penuh kepada aparat kepolisian di Sarmi supaya mengusut persoalan ini supaya situasi Kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Sarmi bisa kembali tentram.

Baca Juga :  Kejaksaan Tunggu Hasil Audit BPKP     

“Tadi melalui telepon saya juga sudah ajak masyarakat dari kedua belah pihak supaya menahan diri. Supaya masalah ini tidak melebar.  Kita percayakan kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan persoalan ini,” tutupnya. (roy/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/