Tim dari Pemkab Yahukimo yang turun langsung mengecek ke Distrik Amuma terkait informasi adanya kematian akibat kelaparan belum lama ini. Bupati juga membantah adanya kejadian tersebut. (Didimus For Cepos)
Yang disebutkan Bupati untuk kurun waktu Februari hingga Oktober 2023 ada 11 anak dan 11 orang dewasa yang meninggal. Bupati lantas membeberkan jumlah masing – masing ditiap kampung dan ternyata menurut Bupati di Amuma sendiri tidak ada yang meninggal. “Itu yang saya bilang bahwa data di Amuma ini masih misteri namun akhirnya menjadi bola liar,” ucapnya dengan dana kecewa.
Bupati Yahukimo Didimus Yahuli
“Ini membuat kami bingung dan agak kesal sebab kepala distriknya sendiri jarangdi tempat sepertinya. Meski demikian kami sudah tindak lanjuti dengan mengirimkan sembako dan obat– obatan,” sambung Didimus. Didimus menambahkan bahwa warga yang meninggal ini karena sakit normal dan bukan karena kondisi tertentu sehingga tak ada insiden khusus apalagi karena kelaparan.
“Jadi sekali lagi tidak ada bencana kelaparan di Distrik Amuma apalagi sampai menyebabkan kematian. Kalau kekurangan pangan memang ada tapi tidak sampai menyebabkan kematian dan ini juga karena persoalan iklim yang membuat hasil panen tak maksimal,” imbuhnya.
Lalu pemerintah Kabupaten Yahukimo juga merilis beberapa point dengan ketegasan.Pertama untuk bencana longsor di Desa Yaholikma Distrik Anggruk pada 2 Oktober 2023, tidak menimbulkan korban jiwa namun 36 unit rumah milik warga terancam rusak sehingga 36 kepala keluarga telah mengungsi ke tempat yang aman. Selain itu, longsor tersebut juga menyebabkan 38 kebun milik warga rusak, 10 kepala keluarga kehilangan 46 ternak ayam dan 42 ekor babi
Atas kejadian bencana Longsor tersebut pemerintah daerah telah menetapkan tanggap darurat dan telah melakukan pengiriman bantuan berupa bahan bangunan. Pemerintah Daerah juga telah menetapkan status tanggap darurat untuk Distrik Panggema, terkait dengan bencana longsor yang terjadi pada 28 September 2023. Berikutnya untuk data kematian di Distrik Amuma terjadi dalam rentan waktu bulan Februari hingga Oktober 2023 dengan data 11 orang dewasa (termasuk lansia 4 orang)dan 11 anak-anak.
Yang disebutkan Bupati untuk kurun waktu Februari hingga Oktober 2023 ada 11 anak dan 11 orang dewasa yang meninggal. Bupati lantas membeberkan jumlah masing – masing ditiap kampung dan ternyata menurut Bupati di Amuma sendiri tidak ada yang meninggal. “Itu yang saya bilang bahwa data di Amuma ini masih misteri namun akhirnya menjadi bola liar,” ucapnya dengan dana kecewa.
Bupati Yahukimo Didimus Yahuli
“Ini membuat kami bingung dan agak kesal sebab kepala distriknya sendiri jarangdi tempat sepertinya. Meski demikian kami sudah tindak lanjuti dengan mengirimkan sembako dan obat– obatan,” sambung Didimus. Didimus menambahkan bahwa warga yang meninggal ini karena sakit normal dan bukan karena kondisi tertentu sehingga tak ada insiden khusus apalagi karena kelaparan.
“Jadi sekali lagi tidak ada bencana kelaparan di Distrik Amuma apalagi sampai menyebabkan kematian. Kalau kekurangan pangan memang ada tapi tidak sampai menyebabkan kematian dan ini juga karena persoalan iklim yang membuat hasil panen tak maksimal,” imbuhnya.
Lalu pemerintah Kabupaten Yahukimo juga merilis beberapa point dengan ketegasan.Pertama untuk bencana longsor di Desa Yaholikma Distrik Anggruk pada 2 Oktober 2023, tidak menimbulkan korban jiwa namun 36 unit rumah milik warga terancam rusak sehingga 36 kepala keluarga telah mengungsi ke tempat yang aman. Selain itu, longsor tersebut juga menyebabkan 38 kebun milik warga rusak, 10 kepala keluarga kehilangan 46 ternak ayam dan 42 ekor babi
Atas kejadian bencana Longsor tersebut pemerintah daerah telah menetapkan tanggap darurat dan telah melakukan pengiriman bantuan berupa bahan bangunan. Pemerintah Daerah juga telah menetapkan status tanggap darurat untuk Distrik Panggema, terkait dengan bencana longsor yang terjadi pada 28 September 2023. Berikutnya untuk data kematian di Distrik Amuma terjadi dalam rentan waktu bulan Februari hingga Oktober 2023 dengan data 11 orang dewasa (termasuk lansia 4 orang)dan 11 anak-anak.