Thursday, February 26, 2026
31.4 C
Jayapura

Buka Pintu Gerbang Halaman Rumah, Seorang Pria Ditikam OTK

WAMENA – Hendak membuka pintu gerbang untuk memasukan Truk dalam halaman rumahnya, seorang pria atas nama Fajar Ramadhan (24) ditikam orang tak dikenal dari belakang dengan sebuah pisau yang tertancap tepat di punggung kiri Sabtu (23/9) sekitar pukul 18.05 WIT di Jalan Papua Wamena.

Dari aksi penikaman itu korban sempat dilarikan ke RSUD Wamena untuk mendapat perawatan medis usai pisau tersebut berhasil dicabut korban sendiri namun nyawanya tak bisa terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, SIK membenarkan adanya kasus penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia, sementara pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP dan mengambil keterangan dari saksi -saksi yang ada di sekitar TKP.

Baca Juga :  Distribusi Logistik Intan Jaya Sempat Terkendala

“Dari keterangan saksi terungkap korban mendapat serangan dari arah belakang saat hendak membuka gerbang halaman rumahnya untuk memasukan kendaraan truk yang dibawanya usai mengantar BBM jenis Solar ke Distrik Itlay Hidage,” ungkapnya semalam.

Untuk para pelaku berjumlah 2 orang menggunakan motor, korban sempat masuk dan meminta tolong kepada warga sekitar dan keluar lagi untuk mengejar para pelaku namun tidak diketahui pelaku melarikan diri ke arah mana.

“Korban berhasil mencabut pisau yang tertancap di punggungnya dan langsung dilarikan ke RSUD Wamena untuk merawatkan medis oleh keluarga dan kerabat,”ujar Heri.

Meskipun telah mendapat perawatan medis di IGD RSUD Wamena, namun nyawa korban tak bisa terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia karena luka tikaman tersebut.

Baca Juga :  Kasus Pencurian Mendominasi, Satu Semester Capai 1348 Kasus

“Untuk pisau yang digunakan sudah diamankan guna melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,”tutup Kapolres (jo/wen)

WAMENA – Hendak membuka pintu gerbang untuk memasukan Truk dalam halaman rumahnya, seorang pria atas nama Fajar Ramadhan (24) ditikam orang tak dikenal dari belakang dengan sebuah pisau yang tertancap tepat di punggung kiri Sabtu (23/9) sekitar pukul 18.05 WIT di Jalan Papua Wamena.

Dari aksi penikaman itu korban sempat dilarikan ke RSUD Wamena untuk mendapat perawatan medis usai pisau tersebut berhasil dicabut korban sendiri namun nyawanya tak bisa terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, SIK membenarkan adanya kasus penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia, sementara pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP dan mengambil keterangan dari saksi -saksi yang ada di sekitar TKP.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor Ditangkap di Kampung Harapan

“Dari keterangan saksi terungkap korban mendapat serangan dari arah belakang saat hendak membuka gerbang halaman rumahnya untuk memasukan kendaraan truk yang dibawanya usai mengantar BBM jenis Solar ke Distrik Itlay Hidage,” ungkapnya semalam.

Untuk para pelaku berjumlah 2 orang menggunakan motor, korban sempat masuk dan meminta tolong kepada warga sekitar dan keluar lagi untuk mengejar para pelaku namun tidak diketahui pelaku melarikan diri ke arah mana.

“Korban berhasil mencabut pisau yang tertancap di punggungnya dan langsung dilarikan ke RSUD Wamena untuk merawatkan medis oleh keluarga dan kerabat,”ujar Heri.

Meskipun telah mendapat perawatan medis di IGD RSUD Wamena, namun nyawa korban tak bisa terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia karena luka tikaman tersebut.

Baca Juga :  Cara Pemkab Puncak Tekan Harga yang Selangit

“Untuk pisau yang digunakan sudah diamankan guna melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,”tutup Kapolres (jo/wen)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya