“Kami melihat berita ini isinya hoax sehingga kami mendukung diproses hukum untuk dicaritahu siapa yang menyebar pertama,” singkat Rando.
Paul Ohee juga angka bicara, Ketua Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat Papua menyampaikan bahwa ada unsur pencemaran nama baik dan ada politisasi hukum yang merusak potensi figur muda.
“Coba perhatikan bahwa Papua sedang digagas untuk melahirkan Daerah Otonomi Baru dan nantinya sosok muda yang akan memimpin. Kami pikir ini bisa merusak citra bagi mereka yang berpeluang memimpin. Kami akan laporkan media ini juga sampai ke Jakarta karena tidak bisa menunjukkan informasi yang kredibel,” imbuhnya.
Ditambahkan Bayam Keroman bahwa ia justru melihat ada indikasi jika upaya merusa citra ini dilakukan oleh internal partai yang mendukung Denny.
“Manuver seperti ini sangat mungkin untuk menjatuhkan teman sendiri. Dulu itu juga pernah terjadi di internal Golkar, jika masih ingat ketika itu dipimpin oleh Jhon Ibo dan ada upaya manuver tersebut. Harusnya kita hormati sebab Denny merupakan representatif orang Papua yang sedang memimpin,” tutupnya.
Yusak Rabrageri mengakhiri bahwa ada pihak yang sengaja melempar isu ini agar mengganggu citra pejabat yang sedang memimpin.
“Masyarakat perlu lebih dewasa untuk yang begini-begini,” singkatnya. Sayangnya beberapa kali dikonfirmasi oleh wartawan, ketua DPR hanya merespon dengan membaca pesan singkat tanpa membalas sedikitpun termasuk saat dihubungi Minggu sore pesan yang terkirim juga hanya dibaca. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Kami melihat berita ini isinya hoax sehingga kami mendukung diproses hukum untuk dicaritahu siapa yang menyebar pertama,” singkat Rando.
Paul Ohee juga angka bicara, Ketua Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat Papua menyampaikan bahwa ada unsur pencemaran nama baik dan ada politisasi hukum yang merusak potensi figur muda.
“Coba perhatikan bahwa Papua sedang digagas untuk melahirkan Daerah Otonomi Baru dan nantinya sosok muda yang akan memimpin. Kami pikir ini bisa merusak citra bagi mereka yang berpeluang memimpin. Kami akan laporkan media ini juga sampai ke Jakarta karena tidak bisa menunjukkan informasi yang kredibel,” imbuhnya.
Ditambahkan Bayam Keroman bahwa ia justru melihat ada indikasi jika upaya merusa citra ini dilakukan oleh internal partai yang mendukung Denny.
“Manuver seperti ini sangat mungkin untuk menjatuhkan teman sendiri. Dulu itu juga pernah terjadi di internal Golkar, jika masih ingat ketika itu dipimpin oleh Jhon Ibo dan ada upaya manuver tersebut. Harusnya kita hormati sebab Denny merupakan representatif orang Papua yang sedang memimpin,” tutupnya.
Yusak Rabrageri mengakhiri bahwa ada pihak yang sengaja melempar isu ini agar mengganggu citra pejabat yang sedang memimpin.
“Masyarakat perlu lebih dewasa untuk yang begini-begini,” singkatnya. Sayangnya beberapa kali dikonfirmasi oleh wartawan, ketua DPR hanya merespon dengan membaca pesan singkat tanpa membalas sedikitpun termasuk saat dihubungi Minggu sore pesan yang terkirim juga hanya dibaca. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q