Dampak Konflik, Banyak Warga Mengungsi

“Setahu saya masalah ini sudah diselesaikan di tahun 2024 dan Pemprov Papua Pegunungan juga memberikan sumbangsih, namun sangat disayangkan masalah ini kembali lagi terjadi dan memakan korban,oleh karena itu,tidak boleh lagi terjadi seperti ini,” tegas Jhon Tabo.

Sementara itu, penanganan konflik perang suku di Distrik Woma, Kabupaten Jayawijaya, kini menjadi perhatian serius Polda Papua. Sedikitnya 700 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan bentrokan antara kelompok masyarakat dari Pirime, Kabupaten Lanny Jaya dan Kurima, Kabupaten Jayawijaya.
Kapolda Papua, Patrige Renwarin mengatakan, personel yang diterjunkan terdiri dari anggota Polda Papua, Polres Jayawijaya, dan bantuan personel TNI dari batalyon yang berada di Wamena.

“Kami telah menambahkan sekitar 100 personel, ditambah 400 personel Polres Jayawijaya serta 200 personel Batalyon Angkatan Darat yang ada di Wamena,” ujar Kapolda di Jayapura, Sabtu (16/5).

Baca Juga :  KKB Mengamuk di Distrik Serambakon, Klaim Kuasai Kampung Yapimakod

Patrige menegaskan hingga kini situasi keamanan di Wamena masih terkendali. Aparat gabungan juga terus melakukan pencarian terhadap korban yang jatuh ke sungai akibat jembatan putus saat masyarakat berupaya menyelamatkan diri. “Sebagai informasi kepada masyarakat, jumlah korban yang banyak itu bukan seluruhnya korban perang. Ada sekitar 40 orang yang jatuh dari jembatan putus dan itu tidak masuk kategori korban perang. Saat ini proses pencarian masih terus dilakukan,” pungkasnya. (jo/rel/tri)

Data Pengungsi
1. Mapolres Jayawijaya 997 Jiwa
2. Kodim Jayawijaya 103 Jiwa
3. Gereja Katolik Kristus Jaya 50 jiwa

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  PMI Keerom Harus Terus Berkarya

 

“Setahu saya masalah ini sudah diselesaikan di tahun 2024 dan Pemprov Papua Pegunungan juga memberikan sumbangsih, namun sangat disayangkan masalah ini kembali lagi terjadi dan memakan korban,oleh karena itu,tidak boleh lagi terjadi seperti ini,” tegas Jhon Tabo.

Sementara itu, penanganan konflik perang suku di Distrik Woma, Kabupaten Jayawijaya, kini menjadi perhatian serius Polda Papua. Sedikitnya 700 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan bentrokan antara kelompok masyarakat dari Pirime, Kabupaten Lanny Jaya dan Kurima, Kabupaten Jayawijaya.
Kapolda Papua, Patrige Renwarin mengatakan, personel yang diterjunkan terdiri dari anggota Polda Papua, Polres Jayawijaya, dan bantuan personel TNI dari batalyon yang berada di Wamena.

“Kami telah menambahkan sekitar 100 personel, ditambah 400 personel Polres Jayawijaya serta 200 personel Batalyon Angkatan Darat yang ada di Wamena,” ujar Kapolda di Jayapura, Sabtu (16/5).

Baca Juga :  KKB Mengamuk di Distrik Serambakon, Klaim Kuasai Kampung Yapimakod

Patrige menegaskan hingga kini situasi keamanan di Wamena masih terkendali. Aparat gabungan juga terus melakukan pencarian terhadap korban yang jatuh ke sungai akibat jembatan putus saat masyarakat berupaya menyelamatkan diri. “Sebagai informasi kepada masyarakat, jumlah korban yang banyak itu bukan seluruhnya korban perang. Ada sekitar 40 orang yang jatuh dari jembatan putus dan itu tidak masuk kategori korban perang. Saat ini proses pencarian masih terus dilakukan,” pungkasnya. (jo/rel/tri)

Data Pengungsi
1. Mapolres Jayawijaya 997 Jiwa
2. Kodim Jayawijaya 103 Jiwa
3. Gereja Katolik Kristus Jaya 50 jiwa

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Pemkab Jayawijaya Masih Cari Lahan 7 Hektar untuk Bangun Sekolah Rakyat

 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya