JAYAPURA – Awan mendung menyelimuti Universitas Cenderawasih. Kampus tertua di Tanah Papua itu kehilangan sosok pemimpin, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw. Sosok rektor yang selama ini dikenal sebagai orang yang gigih dan rendah hati. Prof Oscar menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (17/9) sekira pukul 03.58 WIT di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura
Kepergian sosok pemimpin yang dikenal santun, mengayom, dan penuh kehangatan ini meninggalkan duka bagi keluarga besar Uncen. Almarhum merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan sejarah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uncen. ”Bagi saya pribadi, beliau bukan hanya seorang Rektor Universitas Cenderawasih, tetapi juga seorang senior, rekan kerja, pemimpin, dan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan panjang FEB Uncen,” ungkap Dekan FEB Uncen, Dr. Otniel Safkaur, Kamis (17/9).
Otniel mengenang bagaimana almarhum merintis pengabdiannya dari bawah sebagai dosen di Jurusan Manajemen FEB Uncen. Dari ruang-ruang kuliah sederhana, almarhum mendedikasikan ilmu dan pengetahuannya untuk mendidik generasi muda Papua. Dedikasi, kerja keras, dan integritas yang tinggi kemudian membawa almarhum dipercaya mengemban berbagai amanah strategis secara bertahap, mulai dari Wakil Dekan II FEB Uncen, Wakil Dekan I FEB Uncen, Wakil Rektor I Uncen, hingga akhirnya memegang amanah tertinggi sebagai Rektor Universitas Cenderawasih.
”Perjalanan tersebut menggambarkan sebuah proses pengabdian yang panjang. Beliau bertumbuh dari seorang dosen, kemudian menjadi pemimpin di tingkat fakultas, dan selanjutnya mengabdikan diri pada kepemimpinan universitas. Karena itu, FEB Uncen memiliki ikatan sejarah yang sangat kuat dengan perjalanan hidup dan karier almarhum. Hari ini Universitas Cenderawasih kehilangan Rektornya, tetapi FEB Uncen juga kehilangan salah seorang putra terbaik yang lahir dan bertumbuh dari rumah besar FEB,” tuturnya mengenang sosok almarhum.
Hal yang paling menyentuh hati para akademisi senior adalah sikap santun. Meski menjabat sebagai pimpinan tertinggi di universitas dan dari segi usia lebih muda dari beberapa dosen senior, Prof. Oscar selalu menunjukkan sikap hormat dan kerendahan hati yang tulus dalam berinteraksi. Kepastian mengenai kabar duka ini sebelumnya telah dikonfirmasi langsung oleh Guru Besar Uncen, Prof. Dr. Drs. Avelinus Lefaan serta Humas Uncen, Marsel.